KABAR UTAMA
light_mode

Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, mitracakrawala.com — Pemerintah memperkuat tata kelola investasi dengan mengintegrasikan pelayanan penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) lintas Kementerian/Lembaga melalui Online Single Submission (OSS) sebagai layanan satu pintu (single entry). Integrasi ini bertujuan memberikan layanan publik yang efektif sekaligus memastikan penggunaan TKA sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja dengan kompetensi tertentu.

Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, usai menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang integrasi sistem pelayanan TKA lintas Kementerian/Lembaga berbasis layanan satu pintu melalui OSS, di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Melalui integrasi tersebut, perizinan TKA dapat diakses secara single entry pada OSS di bawah Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Sistem ini mengintegrasikan SIAPKerja pada Kementerian Ketenagakerjaan dan All Indonesia pada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Integrasi pelayanan TKA ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan kemudahan bagi dunia usaha. Prosesnya harus lebih sederhana, cepat, dan pasti. Jangan sampai integrasi justru menambah tahapan, tetapi memberikan pelayanan yang lebih baik,” ujar Yassierli.

Yassierli mengatakan, dalam dinamika investasi, TKA memiliki peran penting untuk memenuhi kebutuhan kompetensi tertentu bagi tenaga kerja Indonesia melalui alih teknologi dan alih keahlian, serta memperkuat penyerapan tenaga kerja lokal.

Ia mengapresiasi kolaborasi Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan integrasi pelayanan TKA tersebut.

Menurutnya, sinergi lintas kementerian menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan publik yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan dunia usaha.

“Pelayanan publik yang baik membutuhkan kolaborasi. Integrasi ini menunjukkan bahwa kementerian tidak bekerja sendiri-sendiri, tetapi bersama-sama menghadirkan layanan pemerintah yang lebih sederhana dan terintegrasi,” ujarnya.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan P. Roeslani, mengatakan sinergi dan kolaborasi tiga kementerian tersebut merupakan wujud nyata pelaksanaan arahan Presiden untuk memperkuat kerja sama antarkementerian dan antarinstansi.

“Kolaborasi harus berjalan cepat, efektif, dan tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian, penciptaan lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, mengatakan kerja sama antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM pada dasarnya telah terjalin sejak lama, khususnya dalam pelayanan TKA dan investor asing yang masuk ke Indonesia.

“Ini adalah formalisasi dari apa yang selama ini sudah kita kerjakan. Kerja sama kami selama ini sudah cukup baik, hari ini kita formalkan dalam bentuk penandatanganan kerja sama,” ujar Agus.

Agus menambahkan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mendukung integrasi tersebut. Ia berharap penyatuan data dapat memberikan kepastian bagi investor asing dalam menanamkan investasi di Indonesia.

“Upaya ini dilakukan untuk bisa menyatukan satu data sehingga kita semua punya kepastian di mana semua proses dapat berjalan dan terutama para investor yang membutuhkan kepastian investasi di Indonesia,” pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Pilihan Redaksi

  • Viral Penjualan Tramadol dan Eximer, Aktivis Pertanyakan Langkah Aparat di Tangsel

    Viral Penjualan Tramadol dan Eximer, Aktivis Pertanyakan Langkah Aparat di Tangsel

    • visibility 45
    • 0Komentar

    TANGERANG SELATAN — Dugaan maraknya peredaran obat keras tertentu, termasuk tramadol dan eximer, di wilayah Tangerang Selatan kembali menjadi sorotan. Informasi mengenai dugaan penjualan obat-obatan tersebut yang beredar di media sosial memicu keprihatinan sejumlah aktivis yang menilai persoalan tersebut harus segera mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum. Aktivis muda Tangerang Raya sekaligus mahasiswa Universitas […]

  • BEM FH UMT Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Pembagian Masker Gratis

    BEM FH UMT Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Pembagian Masker Gratis

    • visibility 68
    • 0Komentar

    Tangerang, mitracakrawala.com — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tangerang (BEM FH UMT) menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat dengan menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian masker gratis kepada warga, khususnya para pengguna jalan. Aksi sosial tersebut dilakukan di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap potensi dampak abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Pengurus […]

  • Pembina IWO-I Kabupaten Tangerang Soroti Pengerjaan U Ditch Diduga Asal Jadi

    Pembina IWO-I Kabupaten Tangerang Soroti Pengerjaan U Ditch Diduga Asal Jadi

    • visibility 68
    • 0Komentar

    Tangerang, mitracakrawala.cpm — Pembina Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) DPD Kabupaten Tangerang, Ramliana Bangsa, atau yang kerap di sapa setra,menyoroti pengerjaan infrastruktur yang dilaksanakan di jalan raya kuta bumi, RW 09, kelurahan kuta bumi, kecamatan pasar Kemis,Kabupaten Tangerang, Banten. Sorotan tersebut muncul setelah adanya dugaan bahwa pekerjaan infrastruktur tersebut dikerjakan secara kurang maksimal atau terkesan […]

  • Dugaan Pemotongan Jasa Pelayanan Rp10,3 Miliar di RSUD Wonosari Diselidiki Kejaksaan

    Dugaan Pemotongan Jasa Pelayanan Rp10,3 Miliar di RSUD Wonosari Diselidiki Kejaksaan

    • visibility 46
    • 0Komentar

    Gunungkidul, intip24news.com – Dugaan pemotongan jasa pelayanan tenaga kesehatan di RSUD Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali menjadi sorotan. Perkara yang disebut berkaitan dengan pemotongan jasa pelayanan hingga sekitar Rp10,3 miliar itu diketahui telah ditangani Kejaksaan Negeri Gunungkidul sejak 2025.‎‎ Informasi tersebut dilansir dari akun media sosial Jogja Lima. Dalam unggahannya, disebutkan bahwa  pemotongan […]

  • Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Tangkap Terduga Spesialis Curat, Dua Kasus Berhasil Diungkap

    Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Tangkap Terduga Spesialis Curat, Dua Kasus Berhasil Diungkap

    • visibility 24
    • 0Komentar

    PESAWARAN, mitracakrawala.com — Upaya kepolisian mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) di wilayah hukum Polsek Gedong Tataan membuahkan hasil. Tim Tekab 308 Presisi Polsek Gedong Tataan mengamankan seorang pria berinisial BA (31), yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi pencurian. BA, warga Desa Pampangan, Kecamatan Gedong Tataan, diamankan petugas di sebuah rumah kontrakan di Desa Natar, […]

  • Bus Wisata Alami Rem Blong di Jalur JJLS Tepus.Terjang Teras Pos TPR

    Bus Wisata Alami Rem Blong di Jalur JJLS Tepus.Terjang Teras Pos TPR

    • visibility 44
    • 0Komentar

    Gunungkidul, mitracakrawala.com – Detik-detik menegangkan terjadi di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kapanewon Tepus, Sabtu sore 05 September 2026 sekitar pukul 17.30 WIB. Sebuah bus pariwisata Nopol G-7518-OD yang mengangkut rombongan wisatawan mengalami rem blong dan menabrak teras Pos TPR Tepus. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Hanya kerugian material akjbat […]

expand_less