KABAR UTAMA
light_mode

1.800 Personel Gabungan Gerebek Kampung Bahari, 27 Orang Ditangkap

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 1 Nov 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA UTARA, mitracakrawala.com – Aparat gabungan dari Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Brimob menggelar operasi besar-besaran untuk memberantas peredaran narkotika di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026).

Operasi yang melibatkan sekitar 1.800 personel tersebut dilakukan secara serentak dari berbagai arah. Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan puluhan orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika, termasuk bandar, pengedar, hingga pengguna.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, menjelaskan bahwa operasi tersebut merupakan upaya penindakan terhadap peredaran narkoba yang masih terjadi di kawasan Kampung Bahari.

Menurutnya, petugas melakukan penyisiran secara terkoordinasi dengan melibatkan sejumlah instansi terkait. Dalam pelaksanaan operasi, aparat juga menghadapi perlawanan berupa lemparan batu dari sejumlah orang di lokasi.

Meski demikian, petugas tetap berupaya menjalankan operasi sesuai sasaran yang telah ditentukan.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya narkotika jenis sabu, ganja, ekstasi, dan Happy Five. Petugas juga menemukan mesin pencetak ekstasi, alat isap sabu atau bong, uang tunai, senjata tajam, serta senjata api.

Jumlah orang yang diamankan dilaporkan mencapai 26 hingga 27 orang, meskipun sejumlah laporan menyebutkan angka berbeda. Data akhir terkait jumlah tersangka masih perlu dipastikan melalui keterangan resmi kepolisian.

Bandar yang Kabur Terus Diburu

Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Dadang Hartanto, menegaskan bahwa aparat kepolisian masih memburu bandar narkoba yang melarikan diri saat operasi berlangsung.

Pihak kepolisian mengaku telah mengantongi identitas pihak yang diburu dan akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika di kawasan tersebut.

Penindakan ini diharapkan tidak berhenti pada penangkapan para pelaku di lapangan, tetapi juga dapat mengungkap jaringan yang lebih besar, termasuk pihak-pihak yang diduga menjadi pemasok dan pengendali peredaran narkoba.

Kawasan Bantaran Rel Akan Ditata

Selain penindakan hukum, kepolisian juga berencana melakukan penataan kawasan yang selama ini diduga kerap disalahgunakan sebagai lokasi transaksi narkotika.

Kapolda Metro Jaya menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) selaku pengelola lahan untuk menata kembali kawasan bantaran rel kereta api.

Lapak-lapak liar yang diduga menjadi tempat aktivitas peredaran narkoba menjadi salah satu perhatian dalam upaya penataan tersebut.

Penataan kawasan diharapkan dapat dilakukan secara humanis, terkoordinasi, dan memperhatikan kondisi masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Dengan demikian, kawasan tersebut tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal.

Operasi gabungan ini menjadi bagian dari upaya aparat penegak hukum dalam menekan peredaran narkotika sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.

Ke depan, konsistensi penegakan hukum, pengembangan jaringan pemasok, serta penataan kawasan dinilai menjadi langkah penting agar pemberantasan narkoba di Kampung Bahari dapat berjalan berkelanjutan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Pilihan Redaksi

  • Bapas Wonosari Gandeng Dinkes Gelar Cek Kesehatan Gratis

    Bapas Wonosari Gandeng Dinkes Gelar Cek Kesehatan Gratis

    • visibility 21
    • 0Komentar

    Wonosari, mitracakrawala.com – Pemandangan humanis dan penuh kepedulian tampak di Aula Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Selasa, 28 Oktober 2026.*m Balai Pemasyarakatan Kelas II Wonosari yang berada di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan DIY, kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan yang memanusiakan manusia melalui […]

  • Laskar NKRI Desak Polisi Usut Tuntas Pemeriksaan Gedung Kantin DPRD Banten Senilai Rp6 Miliar

    Laskar NKRI Desak Polisi Usut Tuntas Pemeriksaan Gedung Kantin DPRD Banten Senilai Rp6 Miliar

    • visibility 30
    • 0Komentar

    SERANG, MCN — LSM Laskar NKRI DPW Provinsi Banten terus mengawal laporan terkait proyek pembangunan Gedung Kantin DPRD Provinsi Banten senilai Rp6.074.303.855,74 yang saat ini sedang dalam penanganan dan pemeriksaan Polda Banten. Laskar NKRI meminta Polda Banten mengusut perkara tersebut secara menyeluruh, profesional, dan berdasarkan bukti. Organisasi ini menyoroti dugaan ketidaksesuaian antara penyelesaian pekerjaan, pembayaran, […]

  • Kejari Karawang Amankan 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil Terkait Dugaan Korupsi KPR

    Kejari Karawang Amankan 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil Terkait Dugaan Korupsi KPR

    • visibility 21
    • 0Komentar

    KARAWANG | MCN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menyita 12 bidang tanah, tiga unit mobil, serta mengamankan uang sebesar Rp829.550.000 atau Rp829,55 juta dalam penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada Bank Himbara Kantor Cabang Karawang di PT BAS untuk periode 2021 hingga 2024. Langkah penyitaan dan penitipan uang tersebut […]

  • Proyek GSG Sindang Sari Rp2,4 Miliar di Pasar Kemis Disorot: Pekerja Tanpa APD, Pengawas Tak Terlihat

    Proyek GSG Sindang Sari Rp2,4 Miliar di Pasar Kemis Disorot: Pekerja Tanpa APD, Pengawas Tak Terlihat

    • visibility 30
    • 0Komentar

    PASAR KEMIS | MCN – Proyek pembangunan Gedung Serbaguna (GSG) Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang dengan anggaran Rp 2,4 miliar menjadi sorotan. Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (8/10/2026), pekerja terlihat bekerja di lantai atas bangunan tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm proyek, rompi safety maupun pengaman kerja lainnya. Di lokasi […]

  • Diduga Debt Collector Bank Mega Gunakan Kekerasan, Nasabah Dikeroyok hingga Babak Belur

    Diduga Debt Collector Bank Mega Gunakan Kekerasan, Nasabah Dikeroyok hingga Babak Belur

    • visibility 113
    • 0Komentar

    Tangerang, mitracakrawala.com – Seorang nasabah bernama berinisial B (34 tahun) diduga menjadi korban pengeroyokan oleh tiga orang yang disebut-sebut sebagai debt collector saat melakukan penagihan utang. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar di wajah hingga harus mendapatkan penanganan medis. Peristiwa tersebut diduga terjadi ketika ketiga orang tersebut mendatangi korban untuk menagih kewajiban pembayaran utang […]

  • Viral! “Hei Tolol, Bau Lagi”, IWOI Kecam Keras Dugaan Penghinaan Kepala DLH Kabupaten Bekasi Terhadap Wartawan

    Viral! “Hei Tolol, Bau Lagi”, IWOI Kecam Keras Dugaan Penghinaan Kepala DLH Kabupaten Bekasi Terhadap Wartawan

    • visibility 34
    • 0Komentar

    BEKASI, MCN — Video yang memperlihatkan dugaan perlakuan tidak pantas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, terhadap seorang wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Selasa (6/10/2026) saat wartawan melakukan konfirmasi terkait persoalan sewa alat berat di UPTD TPA Burangkeng. Dalam rekaman video yang […]

expand_less