KABAR UTAMA
light_mode

Proyek Drainase di Jalan Seruni Cililitan Sepanjang 700 Meter Disorot, Warga Tolak Dilanjutkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MCN – Proyek saluran air (drainase) sepanjang 700 meter di Jalan Seruni mendapat penolakan dari warga setempat. Proyek senilai Rp1.040.000.000 dengan masa kerja 90 hari itu sudah terpasang 420 meter tertunda dengan 280 meter belum terpasang.

Pengurus Rukun Warga (RW) 06 Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, menggelar rapat koordinasi guna menindaklanjuti proyek pembangunan saluran got di wilayah Jalan Seruni 1 dan Seruni 2.

Rapat yang berlangsung pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Sekretariat RW 06 ini dihadiri oleh jajaran Ketua RT, pengurus RW, LMK, serta warga setempat.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Ketua RW 06 Cililitan, Towil R Pamungkas, untuk meluruskan polemik serta menyampaikan aspirasi resmi dari para pengurus lingkungan dan warga terkait keberlangsungan proyek drainase tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ketua RW 06 menegaskan bahwa pihak RW tidak pernah menolak atau menghambat program pembangunan infrastruktur dari pemerintah. Namun, protes yang dilayangkan murni ditujukan pada sistem dan metode pengerjaan yang dinilai tidak sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP).

Pengerjaan yang terkesan asal-asalan dikhawatirkan akan memicu dampak buruk bagi lingkungan masyarakat dalam jangka panjang.

Selain penyampaian dari pihak RW, sejumlah perwakilan Rukun Tetangga (RT) juga menyampaikan sikap resmi mereka:

  • Ketua RT 02: Menyatakan menolak anggapan bahwa wilayahnya menentang pembangunan. Pihak RT 02 menegaskan bahwa fasilitas saluran got yang ada saat ini sudah sangat mencukupi dan pembangunannya telah sesuai dengan pengajuan awal pada bulan Oktober 2026.
  • Ketua RT 03: Secara tegas menolak kelanjutan pembangunan saluran got tambahan di wilayahnya. Alasan penolakan didasari atas fakta bahwa proyek got yang dikerjakan saat ini sudah memenuhi kebutuhan warga setempat. Pihak RT 03 menilai pemaksaan pembangunan baru justru minim manfaat dan tidak efisien bagi warga RT 03.

Melalui rilis ini, pengurus RW 06 Cililitan berharap pihak pelaksana proyek dapat mengevaluasi kembali sistem kerja di lapangan demi kebaikan, keamanan, dan kenyamanan seluruh warga sekitar dalam jangka panjang.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Pilihan Redaksi

  • APBD Gunungkidul Susut Rp50,65 M Jadi Sorotan Politikus Ketua DPC PDIP Ratno Pintoyo

    APBD Gunungkidul Susut Rp50,65 M Jadi Sorotan Politikus Ketua DPC PDIP Ratno Pintoyo

    • visibility 92
    • 0Komentar

    Gunungkidul, intip24news.com – Penurunan pendapatan daerah sekitar Rp50,65 miliar dalam rancangan Perubahan APBD Gunungkidul 2026 mendapat sorotan dari politisi senior sekaligus mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Ratno Pintoyo. ‎ ‎Ratno menilai penurunan tersebut tidak cukup hanya dijelaskan sebagai dampak berkurangnya transfer dari pemerintah pusat. Menurut dia, kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp21,54 miliar […]

  • Berawal dari Informasi Warga, Polisi Amankan Pria dan Sita Sabu di Kampung Dumpit

    Berawal dari Informasi Warga, Polisi Amankan Pria dan Sita Sabu di Kampung Dumpit

    • visibility 21
    • 0Komentar

    KOTA TANGERANG – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di kawasan Kampung Dumpit, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial AR alias Tok-Tok beserta sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan narkotika. Penindakan dilakukan pada Senin (19/10/2026) sekitar pukul […]

  • Sekda Provinsi Banten Apresiasi Kehadiran Tim Banten Inovatif Expo 2026

    Sekda Provinsi Banten Apresiasi Kehadiran Tim Banten Inovatif Expo 2026

    • visibility 36
    • 0Komentar

    Serang, MCN – Tim Banten Inovatif Expo menghadap Sekretaris Daerah Provinsi Banten di Ruang Rapat Sekretariat Daerah bertempat di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten Pertemuan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pariwisata, serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM. Dan dari Tim Banten Inovatif Expo di hadiri oleh […]

  • Deklarasi Ormas SAMBARA: Wadah Advokasi Rakyat yang Berintegritas dan Berwawasan Hukum

    Deklarasi Ormas SAMBARA: Wadah Advokasi Rakyat yang Berintegritas dan Berwawasan Hukum

    • visibility 93
    • 0Komentar

    Deklarasi Ormas SAMBARA: Wadah Advokasi Rakyat yang Berintegritas dan Berwawasan Hukum Semarang, mitracakrawala.com – Organisasi Kemasyarakatan SAMBARA (Sentra Advokasi Masyarakat Bersatu untuk Rakyat) secara resmi dideklarasikan keberadaannya di Kota Semarang, Jawa Tengah. Organisasi ini hadir sebagai wadah yang berkomitmen memperkuat fungsi advokasi, pemberdayaan, kepedulian sosial, serta pengawalan teguh terhadap kepentingan masyarakat luas. Acara deklarasi berlangsung […]

  • Begini Update Pembahasan UU Perampasan Aset di DPR

    Begini Update Pembahasan UU Perampasan Aset di DPR

    • visibility 57
    • 0Komentar

    JAKARTA I MITRA CAKRAWALA – Pembahasan tentang pengesahan Undang- undang Perampasan Aset masih dalam tahap.penyerapan aspirasi dari fraksi-fraksi yang ada di DPR dan masih perlu rapat kerja dengan pemerintah. Demikian disampaikan Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman pada Sabtu (29/8). “Hingga saat ini draf resmi RUU Perampasan Aset belum ada lantaran saat ini proses yang berjalan […]

  • Diduga Tipu 2 Warga Karawang Ratusan Juta, Wanita Berinisial NA Dilaporkan ke Polisi

    Diduga Tipu 2 Warga Karawang Ratusan Juta, Wanita Berinisial NA Dilaporkan ke Polisi

    • visibility 53
    • 0Komentar

    Karawang, mitracakrawala.com — Kasus dugaan penipuan dengan modus pinjaman uang kembali mencuat di Kabupaten Karawang. Dua warga Karawang Barat. Megawati dan Iwan Kriswana, secara resmi melaporkan seorang wanita berinisial NA ke Polres Karawang pada Jumat, 11 September 2026. Keduanya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian/Piket Reskrim Polres Karawang didampingi oleh Ketua Umum IWO Indonesia sebagai kuasa hukum […]

expand_less