KABAR UTAMA
light_mode

Revitalisasi SD N Pager Agung Disorot: Proyek Rp1,16 Miliar, Sepatu Boots Pekerja Hanya Tersedia Dua

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SERANG, mitracakrawala.com— Program revitalisasi SD Negeri Pager Agung yang dibiayai APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp1.165.521.000 menuai sorotan. Bukan terhadap tujuan pembangunan sekolahnya, melainkan pada aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dinilai perlu mendapat perhatian serius.

Sorotan tersebut mencuat setelah Ketua DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Serang, Suprani, melakukan peninjauan dan berdialog langsung dengan sejumlah pekerja di lokasi kegiatan.

Dalam dialog tersebut, seorang pekerja yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyampaikan bahwa ketersediaan sepatu boots untuk pekerja disebut hanya dua pasang.

Informasi tersebut sontak memunculkan pertanyaan mendasar: apakah perlengkapan keselamatan yang tersedia telah sebanding dengan jumlah pekerja dan risiko pekerjaan yang dilakukan di lokasi?

Bukan Sekadar Sepatu, Ini Soal Perlindungan Nyawa

Suprani menegaskan, persoalan APD tidak boleh dianggap sebagai persoalan kecil dalam pekerjaan konstruksi.

“Kami tidak sedang mencari kesalahan. kami menjalankan fungsi kontrol sosial.ketika pekerja menyampaikan bahwa sepatu boots yang tersedia hanya dua, tetapi hal ini perlu diklarifikasi. Keselamatan kerja bukan aksesori proyek, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan pekerjaan,” tegas Suprani.

Menurutnya, proyek revitalisasi sekolah harus memberikan contoh bahwa pembangunan fasilitas pendidikan tidak hanya mengejar hasil fisik, tetapi juga menjunjung tinggi keselamatan seluruh orang yang terlibat di dalamnya.

Satu pasang sepatu keselamatan mungkin terlihat sederhana, namun bagi pekerja konstruksi perlengkapan tersebut dapat menjadi bagian penting dari perlindungan terhadap risiko di lapangan.

Karena itu, yang dipersoalkan bukan semata-mata angka dua pasang, melainkan bagaimana sistem penyediaan dan penggunaan APD diterapkan kepada seluruh pekerja sesuai kebutuhan pekerjaan dan tingkat risikonya.

IWOI Dorong Klarifikasi Terbuka
Suprani meminta pihak pelaksana maupun penanggung jawab kegiatan memberikan penjelasan mengenai penerapan K3 pada proyek tersebut.

Beberapa hal yang menurut IWOI Kabupaten Serang patut diklarifikasi antara lain:

  1. Berapa jumlah pekerja yang terlibat dalam kegiatan revitalisasi?
  2. Berapa jumlah APD yang disediakan untuk pekerja?
  3. Apakah seluruh pekerja mendapatkan APD sesuai jenis pekerjaan dan risiko?
  4. Siapa yang bertanggung jawab melakukan pengawasan K3 di lokasi?
  5. Apakah terdapat prosedur keselamatan kerja yang wajib dipatuhi seluruh pekerja?
  6. Bagaimana mekanisme penggunaan APD apabila jumlah perlengkapan terbatas?

Pertanyaan tersebut penting agar informasi yang berkembang di lapangan dapat memperoleh jawaban yang objektif dan berimbang.

APBN untuk Pendidikan, K3 Jangan Terpinggirkan

Program revitalisasi satuan pendidikan pada hakikatnya ditujukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan berkualitas bagi peserta didik.

Namun, menurut Suprani, semangat tersebut harus dimulai sejak proses pembangunannya.

“Kita ingin nantinya anak – anak belajar di sekolah yang aman dan nyaman.tetapi kita juga harus memastikan orang yang membangun sekolah tersebut bekerja dalam kondisi yang aman.jangan sampai sekolah nya di bangun untuk keselamatan anak , tetapi keselamatan pekerjanya justru terabaikan,” ujarnya

Ia menambahkan, IWOI Kabupaten Serang tetap menghormati prinsip praduga tidak bersalah dan tidak ingin membuat vonis berdasarkan satu keterangan atau dokumentasi semata.

“Kami membuka ruang klarifikasi. Kalau memang APD tersedia sesuai kebutuhan dan pekerja memiliki perlindungan yang memadai, silakan dijelaskan. Kalau ada kekurangan, segera benahi. Tujuan kami bukan menghentikan pembangunan, tetapi memastikan pembangunan berjalan dengan benar,” kata Suprani.

Proyek Harus Berjalan, Keselamatan Jangan Dikorbankan

Sorotan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan proyek pemerintah tidak semestinya hanya diukur dari berapa persen bangunan telah berdiri.

Ada dimensi lain yang sama pentingnya: mutu pekerjaan, transparansi, kepatuhan terhadap ketentuan, serta keselamatan dan perlindungan tenaga kerja.

Sebab, di balik angka Rp1,165 miliar, terdapat tanggung jawab publik yang harus dipertanggungjawabkan.

Proyek boleh mengejar target. Revitalisasi harus terus berjalan. Tetapi keselamatan pekerja tidak boleh menunggu sampai kecelakaan terjadi.

SUAPRANI: “JANGAN SAMPAI KESELAMATAN MENJADI BIAYA YANG BARU DIINGAT SETELAH ADA KORBAN.”

IWOI Kabupaten Serang menegaskan akan terus mengawal informasi mengenai pelaksanaan proyek tersebut secara proporsional, kritis, dan berimbang—demi memastikan program pembangunan pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengorbankan keselamatan manusia.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Pilihan Redaksi

  • HUT Propam Polri ke-24, Si Propam Polres Lebak Gelar Bakti Sosial di Ponpes Al Idrus

    HUT Propam Polri ke-24, Si Propam Polres Lebak Gelar Bakti Sosial di Ponpes Al Idrus

    • visibility 16
    • 0Komentar

    Lebak, mitracakrawala.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Propam Polri ke-24, Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) Polres Lebak Polda Banten melaksanakan kegiatan bakti sosial di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Idrus, Kampung Lebak Makam, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Lebak Ipda Adi […]

  • Pengurus IKADIN Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik

    Pengurus IKADIN Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik

    • visibility 12
    • 0Komentar

    Semarang, mitracakrawala.com – Pelantikan dan pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Provinsi Jawa Tengah untuk masa bakti 2026–2030 pada Kamis ini resmi dilantik. Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan pada Kamis (1/10/2926) di hotel PO Pemuda Semarang Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IKADIN, Adv. […]

  • Kapolresta Tangerang Dorong Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Profesional dan Humanis

    Kapolresta Tangerang Dorong Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Profesional dan Humanis

    • visibility 25
    • 0Komentar

    Tangerang, mitracakrawala.com – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menghadiri tasyakuran Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 di Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Rabu (2/9/2026). Pada kesempatan tersebut, Indra Waspada mengatakan, hubungan antara kepolisian dan kejaksaan tidak semata-mata berkaitan dengan koordinasi kelembagaan. “Sinergi antarlembaga penegak hukum harus memiliki dampak langsung terhadap kepastian hukum […]

  • Bipartit SP-AMT Plumpang dengan PT GUN dan PT Pertamina Patra Niaga Berakhir Deadlock

    Bipartit SP-AMT Plumpang dengan PT GUN dan PT Pertamina Patra Niaga Berakhir Deadlock

    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jakarta Utara, mitracakrawala.com – Perundingan hubungan industrial secara bipartit antara Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT) Plumpang, PT Garda Utama Nasional (GUN) dan PT Pertamina Patra Niaga yang difasilitasi Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Administrasi Jakarta Utara (Sudinakertransgi Jakut) berakhir tanpa kesepakatan. Pertemuan tersebut digelar pada Rabu, 16 September 2026, pukul 09.00 […]

  • Diduga Tipu 2 Warga Karawang Ratusan Juta, Wanita Berinisial NA Dilaporkan ke Polisi

    Diduga Tipu 2 Warga Karawang Ratusan Juta, Wanita Berinisial NA Dilaporkan ke Polisi

    • visibility 30
    • 0Komentar

    Karawang, mitracakrawala.com — Kasus dugaan penipuan dengan modus pinjaman uang kembali mencuat di Kabupaten Karawang. Dua warga Karawang Barat. Megawati dan Iwan Kriswana, secara resmi melaporkan seorang wanita berinisial NA ke Polres Karawang pada Jumat, 11 September 2026. Keduanya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian/Piket Reskrim Polres Karawang didampingi oleh Ketua Umum IWO Indonesia sebagai kuasa hukum […]

  • BEM FH UMT Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Pembagian Masker Gratis

    BEM FH UMT Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Pembagian Masker Gratis

    • visibility 67
    • 0Komentar

    Tangerang, mitracakrawala.com — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tangerang (BEM FH UMT) menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat dengan menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian masker gratis kepada warga, khususnya para pengguna jalan. Aksi sosial tersebut dilakukan di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap potensi dampak abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Pengurus […]

expand_less