KABAR UTAMA
light_mode

Erupsi Gunung Anak Krakatau Semburkan Abu Vulkanik, Penerbangan di Bandara Soetta Dihentikan Sementara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, mitracakrawala.com – Bandar Udara (Bandara) Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, ditutup sementara pada Minggu (6/9/2026). Penghentian aktifitas penerbangan tersebut imbas dari sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang terdeteksi belasan kali erupsi dari Rabu (08/07) hingga Jumat (10/07).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Lukman F. Laisa mengatakan penutupan Bandara Soekarno-Hatta dilakukan berdasarkan NOTAM Nomor A3341/26.

Keputusan tersebut diambil setelah hasil paper test yang dilakukan pada pukul 00.35-01.05 WIB menunjukkan adanya indikasi sebaran abu vulkanik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kemenhub mencatat sebanyak 33 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terdampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdasarkan pemantauan hingga Sabtu (5/9/2026) pukul 22.00 WIB.

Untuk penerbangan internasional, terdapat 16 pembatalan, tujuh penundaan, dan lima penerbangan yang dijadwalkan kembali.

Sejumlah rute internasional yang terdampak antara lain penerbangan dari dan menuju Singapura, Hong Kong, Sydney, Seoul/Incheon, Doha, Amsterdam, serta Kuala Lumpur.

Sementara untuk penerbangan domestik, tercatat empat pembatalan dan satu penerbangan dialihkan. Rute yang terdampak antara lain penerbangan dari dan menuju Lampung, Denpasar, serta Surabaya.

Kemenhub menyatakan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan operator penerbangan, pengelola bandara, penyedia layanan navigasi penerbangan, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Aktivitas letusan Gunung Anak Krakatau sebelumnya terjadi pada awal hingga pertengahan Desember 2023. Saat itu, ketinggian abu dari 200 hingga 2.000 meter di atas puncak kawah.

Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan Gunung Anak Krakatau pada Status Level III (Siaga), pada Rabu (08/07).

PVMBG juga merekomendasikan “masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius tiga km dari kawah aktif.”

Pemerintah Kabupaten Serang, Banten, juga memastikan destinasi wisata pantai di Anyer dan Cinangka tetap aman dikunjungi. Pasalnya lokasi itu berjarak 42 kilometer dari Gunung Anak Krakatau.

“Kondisi Gunung Anak Krakatau melandai dan dinyatakan aman. Kami mengajak wisatawan, baik lokal maupun luar daerah, untuk tidak khawatir menghabiskan libur sekolah bersama keluarga di pesisir Serang,” kata Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, Senin (06/07).

Sementara itu, Polda Lampung memasang plang imbauan di sejumlah titik strategis untuk mengingatkan kewaspadaan masyarakat, wisatawan, dan nelayan agar tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau.

Vulkanolog dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Mirzam Abdurrachman berkata aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini relatif tidak berbahaya dan aman bagi masyarakat untuk beraktivitas di pesisir Banten dan Lampung.

“Letusan dan longsor mungkin terjadi, tapi tidak sebesar pada 2018, karena tubuhnya belum setinggi 2018,” kata Mirzam.

Pasalnya, ujarnya, Gunung Anak Krakatau sedang bertumbuh dan meninggi, setidaknya untuk mencapai kondisi pada 2018.

Namun yang perlu diperhatikan, kata Mirzam, adalah seberapa cepat pertumbuhan Gunung Anak Krakatau dan volume yang dikeluarkan.

Mirzam membagi fase pertumbuhan itu dalam tiga periode.

Pertama kemunculan Gunung Anak Krakatau pada 1927 hingga tahun 1960. Dibutuhkan waktu sekitar 33 tahun untuk bertumbuh, lalu sebagian tubuh gunung itu untuk longsor.

Kedua pertumbuhan dari 1961 hingga 2018. Di periode ini, dibutuhkan waktu sekitar 58 tahun.

Ketiga yaitu pertumbuhan dari 2019 hingga 2026. Dalam periode ini, siklus erupsi terjadi secara teratur setiap dua tahun, dengan kecenderungan pertumbuhan yang cepat.

“Yang perlu diamati, pertumbuhan Anak Krakatau itu mengikuti periode yang mana? Kalau periode satu atau dua, maka untuk mencapai ketinggian yang kemudian longsor diprediksi pada tahun 2100-an,” ujar Mirzam.

“Tapi kalau trennya dari 2019 sampai sekarang itu cepat sekali dan diprediksi bisa mencapai ketinggian yang sama dengan 2018 hanya dalam empat tahun ke depan, yaitu 2030.”

“Ini yang kemudian kita harus hati-hati. Pelajaran terakhir yang diberikan Krakatau tidak boleh terulang lagi,” kata Mirzam.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Pilihan Redaksi

  • Jumat Berkah AlapAlapNews, Berbagi Nasi Kotak untuk Masyarakat

    Jumat Berkah AlapAlapNews, Berbagi Nasi Kotak untuk Masyarakat

    • visibility 18
    • 0Komentar

    TANGERANG — Media online AlapAlapNews.com kembali menunjukkan kepedulian sosial terhadap masyarakat melalui kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan nasi kotak kepada pengguna jalan dan jamaah salat Jumat di sekitar Jalan H. Mansyur, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (25/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan agenda sosial yang secara rutin dilaksanakan setiap bulan sebagai bentuk kepedulian dan upaya […]

  • Usung Tagline “Kalitekuk Bangkit” Kasmanta siap Bawa Perubahan Layani dengan Hati untuk Kalitekuk Lebih Baik

    Usung Tagline “Kalitekuk Bangkit” Kasmanta siap Bawa Perubahan Layani dengan Hati untuk Kalitekuk Lebih Baik

    • visibility 83
    • 0Komentar

    Gunungkidul, mitracakrawala.com – Peta politik Pemilihan Lurah Kalitekuk 2026 semakin dinamis. Salah satu putra terbaik Kalurahan Kalitekuk, Kasmanta, secara resmi menyatakan maju sebagai Calon Lurah. Dengan semangat “KALITEKUK BANGKIT” dan slogan “Untuk Kalitekuk Yang Lebih Baik Hari Ini & Nanti”, Kasmanta memohon doa restu dan dukungan seluruh warga agar bisa mengabdikan diri membangun Kalitekuk yang […]

  • Sekolah Owner: Strategi Pengusaha Muda Tatap Peluang Ekonomi Global

    Sekolah Owner: Strategi Pengusaha Muda Tatap Peluang Ekonomi Global

    • visibility 29
    • 0Komentar

    JAKARTA, mitracakeawala.com – Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) menggelar program “Sekolah Owner” pada Jumat (11/9/2026) di Kantor Pusat BPP KAPMI, Jl. Proklamasi, Menteng, Jakarta. Program ini mengusung tema “Melirik Ekonomi Asia Tengah Tumbuh 6,2% dan Penyerahan SK Dewan Pakar BPP KAPMI”. Tema tersebut dipilih untuk membuka wawasan pengusaha muda terhadap […]

  • Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Tangkap Terduga Spesialis Curat, Dua Kasus Berhasil Diungkap

    Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Tangkap Terduga Spesialis Curat, Dua Kasus Berhasil Diungkap

    • visibility 23
    • 0Komentar

    PESAWARAN, mitracakrawala.com — Upaya kepolisian mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) di wilayah hukum Polsek Gedong Tataan membuahkan hasil. Tim Tekab 308 Presisi Polsek Gedong Tataan mengamankan seorang pria berinisial BA (31), yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi pencurian. BA, warga Desa Pampangan, Kecamatan Gedong Tataan, diamankan petugas di sebuah rumah kontrakan di Desa Natar, […]

  • Ribuan Driver Online dan Buruh Meriahkan Kopdarnas di Bekasi

    Ribuan Driver Online dan Buruh Meriahkan Kopdarnas di Bekasi

    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bekasi, mitracakrawala.com — Ribuan pengemudi ojek online dan elemen buruh turut terlibat dalam kegiatan Kopdarnas Ojek Online Indonesia yang digelar di Stadion Chandrabhaga, Kota Bekasi, Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang mengusung tema “KOPDARNAS 24 September 2026 – Perdana SG001” tersebut menjadi momentum berkumpulnya para driver online bersama elemen buruh dalam suasana silaturahmi dan kebersamaan. Sejak pagi, […]

  • Rapat Kerja Fuhab Jakarta 2026, Perkuat Peran Ulama dan Habaib dalam Masyarakat

    Rapat Kerja Fuhab Jakarta 2026, Perkuat Peran Ulama dan Habaib dalam Masyarakat

    • visibility 152
    • 0Komentar

    JAKARTA, mitracakrawala.com — Forum Ulama dan Habaib (FUHAB) Jakarta menggelar Rapat Kerja (Raker) FUHAB Jakarta Tahun 2026 di Gedung JIEP Ballroom, Pulomas, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, didampingi Ketua Umum FUHAB, KH. Drs. M. Luthfi Zawawi, beserta para Ketua Bidang DPP FUHAB. […]

expand_less