KABAR UTAMA
light_mode

Wamendukbangga Tinjau WCD 2026 di Banten, Edukasi Kesehatan Mental Anak Jadi Perhatian

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANGERANG SELATAN — Pembangunan keluarga berkualitas tidak semata-mata berbicara tentang perencanaan kehamilan dan pelayanan kontrasepsi. Fondasi keluarga juga dibangun melalui kesiapan mental, pemahaman kesehatan reproduksi, kemampuan mengelola emosi, serta pembentukan relasi sosial yang sehat sejak usia dini.

Perspektif tersebut mengemuka saat Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka meninjau rangkaian World Contraception Day (WCD) 2026 di Provinsi Banten, Kamis (17/9/2026).

Rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada pelayanan keluarga berencana (KB), tetapi juga memberikan ruang bagi edukasi kesehatan reproduksi dan kesehatan mental bagi anak serta remaja.

Salah satu agenda yang menjadi bagian dari rangkaian tersebut ialah “Sehat Jiwaku, Ceria Sekolahku” yang digelar bagi peserta didik Sekolah Rakyat di Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan tersebut dirancang sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam pembangunan keluarga sekaligus perlindungan anak. Pendekatan edukasi dibuat lebih dekat dengan dunia anak, sehingga pembelajaran mengenai kesehatan mental dapat diterima secara sederhana, interaktif, dan sesuai tahapan perkembangan peserta didik.

Dalam kegiatan itu, anak-anak diajak mengenali berbagai perasaan dan emosi yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Mereka juga mendapatkan pemahaman mengenai cara mengelola emosi secara positif, menghadapi tekanan, membangun pertemanan yang sehat, serta mengenali orang dewasa yang dapat dipercaya ketika membutuhkan tempat bercerita atau mencari bantuan.

Materi disampaikan melalui pendekatan “Belajar–Bermain–Bercerita–Berefleksi”. Kegiatan dikemas melalui ice breaking, permainan edukatif, pengenalan perasaan dan emosi, hingga praktik sederhana yang berkaitan dengan kesehatan mental.

Metode pembelajaran disesuaikan dengan kelompok usia peserta didik pada jenjang sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama, sehingga materi yang diberikan dapat lebih relevan dengan pengalaman dan kebutuhan anak.

Kesehatan Mental dan Masa Depan Keluarga

Kesehatan mental menjadi salah satu aspek yang tidak terpisahkan dari proses tumbuh kembang anak dan remaja. Kemampuan mengenali serta mengelola emosi, menghadapi tekanan, membangun hubungan sosial yang positif, mengambil keputusan, hingga mengetahui kapan harus meminta pertolongan merupakan bekal penting dalam perjalanan menuju kedewasaan.

Perspektif tersebut sekaligus menempatkan pendidikan kesehatan mental sebagai bagian dari investasi jangka panjang pembangunan keluarga.

Sebab, kesiapan membangun keluarga tidak muncul secara tiba-tiba ketika seseorang memasuki perkawinan. Pengetahuan, pola komunikasi, kemampuan mengelola emosi, serta pemahaman mengenai kesehatan reproduksi terbentuk melalui proses panjang yang dimulai sejak masa anak-anak dan remaja.

Karena itu, pelaksanaan WCD 2026 di Banten dikemas dengan cakupan yang lebih luas. Selain memperkuat pemahaman masyarakat mengenai kontrasepsi, rangkaian kegiatan juga menyentuh aspek perencanaan kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi, kesiapan memasuki perkawinan, serta kesehatan mental sejak dini.

Pelayanan KB Perluas Akses Pasangan Usia Subur

Di sisi pelayanan, rangkaian WCD 2026 juga menghadirkan Pelayanan KB Serentak bagi pasangan usia subur (PUS).

Sasaran pelayanan mencakup peserta KB baru, peserta baru metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), serta peserta KB pascapersalinan. Pelayanan tersebut diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap kontrasepsi, meningkatkan kesertaan KB modern, sekaligus mendukung upaya penurunan unmet need.

Pelayanan tersedia melalui fasilitas pelayanan kesehatan yang telah teregistrasi di wilayah Provinsi Banten.

Sejumlah metode kontrasepsi disediakan, antara lain pil, kondom, suntik, alat kontrasepsi dalam rahim (IUD), implan, metode operasi wanita (MOW), dan metode operasi pria (MOP).

Pelaksanaan pelayanan berlangsung mulai 7 September hingga 7 Oktober 2026, dengan pelaporan kegiatan hingga 10 Oktober 2026.

Rangkaian WCD 2026 di Banten pada akhirnya mempertemukan dua kebutuhan penting dalam pembangunan keluarga. Di satu sisi, masyarakat membutuhkan akses pelayanan kontrasepsi yang memadai untuk mendukung perencanaan keluarga. Di sisi lain, generasi muda membutuhkan bekal pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan kesehatan mental sebagai bagian dari persiapan menghadapi kehidupan di masa mendatang.

Dengan perspektif tersebut, edukasi mengenai keluarga berkualitas tidak berhenti pada saat seseorang memasuki kehidupan perkawinan. Persiapannya perlu dibangun jauh sebelumnya—sejak anak dan remaja memiliki kesempatan untuk memahami dirinya, menjaga kesehatan reproduksinya, mengelola emosi, membangun hubungan yang sehat, serta mengetahui ke mana harus mencari bantuan ketika menghadapi persoalan.

Membangun keluarga berkualitas pada akhirnya bukan hanya tentang merencanakan jumlah dan jarak kelahiran, tetapi juga mempersiapkan manusia yang sehat secara fisik, memiliki pengetahuan yang memadai, serta memiliki kesiapan mental dan sosial untuk menjalani kehidupan berkeluarga.

Pelayanan KB Gratis: Masyarakat dapat mengakses berbagai pilihan kontrasepsi gratis di fasilitas kesehatan terregistrasi SIGA atau melalui Mobil Unit Pelayanan KB.Fokus Layanan: Peningkatan kesertaan KB Pascapersalinan (KBPP) serta pemanfaatan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti IUD, Implan, MOW, dan MOP.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Pilihan Redaksi

  • Driver Prubumi LontarTolak Penambahan Mitra Armada Baru Pengiriman FABA

    Driver Prubumi LontarTolak Penambahan Mitra Armada Baru Pengiriman FABA

    • visibility 51
    • 0Komentar

    Tangerang, mitracakrawala.com – Driver Lokal Pribumi Lontar yang berkumpul di area jalan PLTU dan selama ini melaksanakan pengangkutan FABA ke desa-desa, menyampaikan aspirasi dan keberatan kepada pihak PLTU 3 Lontar, Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Banten, terkait rencana penambahan mitra armada baru dari luar wilayah. Menurut Dede Pardede, selaku perwakilan Driver Lokal Pribumi Lontar, […]

  • Akankah Air Mancur Gantikan Monumen Alun-Alun Kota Serang

    Akankah Air Mancur Gantikan Monumen Alun-Alun Kota Serang

    • visibility 40
    • 0Komentar

    Kota Serang, mitracakrawala.com – Kota Serang kembali menghadapi perubahan pada salah satu ruang publik yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakatnya. Patung Monumen yang berada di kawasan Alun-Alun Kota Serang dihancurkan untuk kemudian dilakukan renovasi dan perubahan fungsi menjadi air mancur. Pembangunan dan penataan ulang ruang publik tentu bukan sesuatu yang salah. Kota memang perlu berkembang […]

  • Menhut Raja Antoni Tutup Sementara 9 Taman Nasional Cegah Titik Baru Karhutla,

    Menhut Raja Antoni Tutup Sementara 9 Taman Nasional Cegah Titik Baru Karhutla,

    • visibility 44
    • 0Komentar

    Palembang, mitracakrawala.com – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni mengumumkan penutupan sementara wisata pendakian di sembilan taman nasional yang memiliki tingkat kerentanan Karhutla tinggi. Kebijakan ini diambil untuk mengurangi risiko keselamatan sekaligus memaksimalkan sumber daya penanganan Karhutla di enam provinsi prioritas. “Secara resmi akan ada surat edaran dari Dirjen KSDAE, tapi saya bisa umumkan sementara ada […]

  • TNI Fair 2026, Wujudkan Ruang Edukasi dan Kedekatan TNI dengan Masyarakat

    TNI Fair 2026, Wujudkan Ruang Edukasi dan Kedekatan TNI dengan Masyarakat

    • visibility 33
    • 0Komentar

    JAKARTA, mitracakrawala.com – TNI Fair dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 menjadi ruang edukasi publik yang mempertemukan TNI dengan masyarakat secara langsung melalui kehadiran lima stan, yaitu Pusat Pengkajian Strategi dan Litbang TNI (Pusjianstralitbang), Pusat Psikologi TNI (Puspsi TNI), Pusat Sejarah TNI (Pusjarah TNI), Pusat Jasmani dan Peraturan Militer Dasar (Pusjaspermildas) TNI dan […]

  • Viral Penjualan Tramadol dan Eximer, Aktivis Pertanyakan Langkah Aparat di Tangsel

    Viral Penjualan Tramadol dan Eximer, Aktivis Pertanyakan Langkah Aparat di Tangsel

    • visibility 45
    • 0Komentar

    TANGERANG SELATAN — Dugaan maraknya peredaran obat keras tertentu, termasuk tramadol dan eximer, di wilayah Tangerang Selatan kembali menjadi sorotan. Informasi mengenai dugaan penjualan obat-obatan tersebut yang beredar di media sosial memicu keprihatinan sejumlah aktivis yang menilai persoalan tersebut harus segera mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum. Aktivis muda Tangerang Raya sekaligus mahasiswa Universitas […]

  • Antrean BBM Tak Kunjung Teratasi, Sekretaris PC PMII Kota Pekanbaru Desak Pemprov Riau dan Pertamina Bertindak

    Antrean BBM Tak Kunjung Teratasi, Sekretaris PC PMII Kota Pekanbaru Desak Pemprov Riau dan Pertamina Bertindak

    • visibility 30
    • 0Komentar

    PEKANBARU, mitracakrawala.com — Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru dan wilayah Riau hingga kini belum menemukan solusi yang konkret. Bahkan, sejumlah kendaraan dilaporkan harus mengantre hingga bermalam demi mendapatkan BBM. Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Sekretaris PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pekanbaru, Gusti Pardamean. […]

expand_less