KABAR UTAMA
light_mode

Sudah Lama Diperingatkan, Bangunan Liar di Mutiara Gading Timur Akhirnya Ditertibkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi, mitracakrawala.com – Pemerintah Kecamatan Mustika Jaya bersama unsur TNI-Polri dan jajaran kewilayahan melakukan penertiban dan pembongkaran bangunan liar di Jalan Perumahan Mutiara Gading Timur, RT 07/RW 31, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan penertiban tersebut dipimpin langsung oleh Camat Mustika Jaya Maka Nachrowi, S.AP., M.S.I., bersama Lurah Cimuning Aos Karsanuddin, S.H., Lurah Mustika Jaya Ahmad Jazuli, S.AP., Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, S.H., M.M., serta Danramil Bantargebang Mayor Inf. Taufik Ismail, S.H., M.H.

Turut terlibat dalam kegiatan tersebut jajaran Satpol PP Kecamatan Mustika Jaya, Linmas Mustika Jaya, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas setempat.

Sebelum pelaksanaan penertiban, seluruh unsur yang terlibat mengikuti apel yang dipimpin oleh Camat Mustika Jaya pada pukul 09.00 WIB. Setelah apel selesai, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan penertiban terhadap bangunan yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan penataan wilayah.

Pemberitahuan Sudah Disampaikan

Camat Mustika Jaya Maka Nachrowi mengatakan, penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketertiban serta melakukan penataan kawasan agar pemanfaatan ruang di wilayah Kecamatan Mustika Jaya tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, sebelum tindakan pembongkaran dilakukan, pemerintah telah memberikan pemberitahuan kepada pihak yang bersangkutan.

“Pemberitahuan mengenai rencana pembongkaran ini sudah lama kami informasikan. Jadi, pelaksanaan hari ini bukan dilakukan secara tiba-tiba. Sudah ada proses pemberitahuan sebelumnya kepada pihak yang bersangkutan,” ujar Maka Nachrowi.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah tetap mengedepankan proses yang sesuai dengan ketentuan dalam setiap kegiatan penertiban.

“Kami melaksanakan penertiban ini sebagai bagian dari tugas pemerintah dalam menjaga ketertiban dan penataan wilayah. Tentunya kami berharap masyarakat dapat memahami dan mengikuti aturan yang berlaku,” jelasnya.

Camat Imbau Warga Tidak Mendirikan Bangunan Sembarangan

Maka Nachrowi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati sebelum mendirikan bangunan, terutama dengan memastikan status lahan, peruntukan, serta ketentuan dan perizinan yang diperlukan.

“Kami mengimbau masyarakat, sebelum mendirikan bangunan agar memastikan terlebih dahulu status lahannya, peruntukannya, dan aturan yang berlaku. Jangan sampai bangunan sudah berdiri kemudian menimbulkan persoalan dan pada akhirnya harus dilakukan penertiban,” tegasnya.

Ia menambahkan, penertiban bukan semata-mata bertujuan melakukan pembongkaran, tetapi merupakan bagian dari upaya pemerintah menciptakan kawasan yang lebih tertib, aman, nyaman, dan teratur.

“Kami ingin wilayah Mustika Jaya semakin tertata. Untuk itu, mari kita bersama-sama menjaga ketertiban. Pemerintah menjalankan tugasnya, dan kami juga mengharapkan dukungan serta kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan,” imbuhnya.

Libatkan Tiga Pilar dan Unsur Kewilayahan

Dalam pelaksanaannya, penertiban melibatkan berbagai unsur kewilayahan, mulai dari Pemerintah Kecamatan Mustika Jaya, kelurahan, Satpol PP, Linmas, TNI, Polri, Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Kehadiran unsur gabungan tersebut untuk memastikan proses penertiban berjalan secara aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjaga komunikasi dengan masyarakat di sekitar lokasi.

Camat Mustika Jaya berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar senantiasa menaati ketentuan dalam pemanfaatan lahan dan pendirian bangunan.

“Mari kita sama-sama menjaga lingkungan dan ketertiban wilayah. Kalau semuanya mengikuti aturan, tentunya akan menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan tertata bagi masyarakat,” pungkas Maka Nachrowi.

Penertiban bangunan liar di kawasan Mutiara Gading Timur tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kecamatan Mustika Jaya dalam melakukan penataan wilayah sekaligus menjaga ketertiban umum di tengah masyarakat. (Red)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Pilihan Redaksi

  • Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA

    Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA

    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jakarta, mitracakrawala.com — Pemerintah memperkuat tata kelola investasi dengan mengintegrasikan pelayanan penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) lintas Kementerian/Lembaga melalui Online Single Submission (OSS) sebagai layanan satu pintu (single entry). Integrasi ini bertujuan memberikan layanan publik yang efektif sekaligus memastikan penggunaan TKA sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja dengan kompetensi tertentu. Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, usai […]

  • Wamendukbangga Tinjau WCD 2026 di Banten, Edukasi Kesehatan Mental Anak Jadi Perhatian

    Wamendukbangga Tinjau WCD 2026 di Banten, Edukasi Kesehatan Mental Anak Jadi Perhatian

    • visibility 46
    • 0Komentar

    TANGERANG SELATAN — Pembangunan keluarga berkualitas tidak semata-mata berbicara tentang perencanaan kehamilan dan pelayanan kontrasepsi. Fondasi keluarga juga dibangun melalui kesiapan mental, pemahaman kesehatan reproduksi, kemampuan mengelola emosi, serta pembentukan relasi sosial yang sehat sejak usia dini. Perspektif tersebut mengemuka saat Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka meninjau rangkaian […]

  • Pendamping Pasien Juga Perlu Dijaga, Primaya Hospital Bagikan 2.000 Mini MCU di Hari Pelanggan Nasional

    Pendamping Pasien Juga Perlu Dijaga, Primaya Hospital Bagikan 2.000 Mini MCU di Hari Pelanggan Nasional

    • visibility 33
    • 0Komentar

    Selain memberikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 2.000 pendamping pasien, CMO Primaya Hospital dr. Esther Ramono menyapa langsung pasien hemodialisis di Primaya Hospital Bekasi Timur Jakarta, 4 September 2026 — Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 sekaligus menandai dua dekade perjalanan, Primaya Hospital Group menghadirkan 2.000 pemeriksaan mini medical check-up (MCU) gratis bagi pendamping pasien di 20 […]

  • Kejagung Geledah Sejumlah OPD Pemkot Bekasi: Bapenda, DLH hingga BUMD Kota Bekasi Disasar

    Kejagung Geledah Sejumlah OPD Pemkot Bekasi: Bapenda, DLH hingga BUMD Kota Bekasi Disasar

    • visibility 30
    • 0Komentar

    Kota Bekasi, mitracakrawala.com — Suasana di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi mendadak menjadi perhatian menyusul tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di sejumlah kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Kamis (17/9/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggeledahan berlangsung di tiga lokasi, yakni kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, kantor Pemkot Bekasi, dan kantor PT Migas Kota […]

  • HUT Propam Polri ke-24, Si Propam Polres Lebak Gelar Bakti Sosial di Ponpes Al Idrus

    HUT Propam Polri ke-24, Si Propam Polres Lebak Gelar Bakti Sosial di Ponpes Al Idrus

    • visibility 16
    • 0Komentar

    Lebak, mitracakrawala.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Propam Polri ke-24, Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) Polres Lebak Polda Banten melaksanakan kegiatan bakti sosial di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Idrus, Kampung Lebak Makam, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Lebak Ipda Adi […]

  • Viral Penjualan Tramadol dan Eximer, Aktivis Pertanyakan Langkah Aparat di Tangsel

    Viral Penjualan Tramadol dan Eximer, Aktivis Pertanyakan Langkah Aparat di Tangsel

    • visibility 45
    • 0Komentar

    TANGERANG SELATAN — Dugaan maraknya peredaran obat keras tertentu, termasuk tramadol dan eximer, di wilayah Tangerang Selatan kembali menjadi sorotan. Informasi mengenai dugaan penjualan obat-obatan tersebut yang beredar di media sosial memicu keprihatinan sejumlah aktivis yang menilai persoalan tersebut harus segera mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum. Aktivis muda Tangerang Raya sekaligus mahasiswa Universitas […]

expand_less