KABAR UTAMA
light_mode

Dugaan Tawaran Uang Agar Berita Dihapus Mencuat, IWO Indonesia Asahan Desak Transparasi Kasus Wanita Meninggal di Karaoke Neeta Kisaran

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ASAHAN I MCN — Polemik meninggalnya seorang wanita bernama Wiwit Ardianti di tempat hiburan malam (THM) Karaoke Neeta yang berkedok Salon Neeta di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, memasuki babak baru.

Setelah peristiwa tersebut menjadi pemberitaan, muncul dugaan adanya upaya untuk menghentikan pemberitaan dan meminta unggahan di media sosial dihapus, disertai tawaran sejumlah uang kepada pembuat berita.

Dugaan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai upaya memperoleh klarifikasi yang semestinya dilakukan secara terbuka, serta pentingnya menghormati independensi pers dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa permintaan penghapusan berita itu disebut terjadi pada Selasa (13/10/2026), di sebuah warung kopi kawasan Simpang Tugu, Jalan Imam Bonjol–Cokroaminoto, Kisaran.

Dalam pertemuan tersebut, seseorang yang mengaku sebagai wartawan diduga menyampaikan permintaan dari pihak yang disebut sebagai pemilik Salon Neeta agar pemberitaan tidak dilanjutkan dan unggahan di Facebook dihapus.

“Minta tolonglah hapus semua postingan berita di Facebook itu,” demikian pernyataan yang dikutip dari orang yang disebut menyampaikan permintaan tersebut, sembari menawarkan uang.

Orang tersebut juga dikabarkan mengaku mendapat suruhan dari seseorang yang disebut berseragam cokelat. Namun, identitas pihak yang dimaksud, kebenaran pengakuan tersebut, serta dugaan keterlibatannya belum terverifikasi secara independen.

Upaya serupa disebut berlanjut pada malam hari. Dua orang yang mengaku sebagai wartawan dilaporkan menghubungi pembuat berita melalui WhatsApp dan diduga menawarkan uang agar pemberitaan tidak dilanjutkan.

“Pak neng, ini ada titipan buat Pak Neng,” demikian isi pesan yang dikutip dalam laporan tersebut.

Pembuat berita disebut menolak tawaran itu. Kendati demikian, dugaan permintaan penghapusan berita dan penawaran uang tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk penelusuran bukti komunikasi serta klarifikasi dari pihak-pihak yang disebut.

Menanggapi persoalan tersebut, Sekretaris DPD IWO Indonesia Kabupaten Asahan Zulham Ngl Raja Lottung menegaskan bahwa kebebasan pers harus dihormati. Setiap pihak yang merasa dirugikan oleh suatu pemberitaan memiliki hak untuk menyampaikan klarifikasi melalui mekanisme yang tersedia, bukan melalui tekanan atau cara-cara yang berpotensi mengganggu independensi jurnalistik.

“Jika benar ada pihak yang menawarkan uang dengan tujuan menghentikan pemberitaan, hal tersebut patut dipertanyakan. Pers memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi kepada masyarakat berdasarkan fakta dan hasil verifikasi. Apabila ada pihak yang merasa dirugikan, mekanisme hak jawab dan hak koreksi harus dikedepankan.” Ungkap Sekretaris DPD IWO Indonesia Kabupaten Asahan.

Ia juga menekankan bahwa persoalan ini tidak boleh berkembang menjadi saling tuding tanpa bukti yang jelas. Semua pihak harus diberikan kesempatan untuk menyampaikan keterangan, sedangkan dugaan pelanggaran hukum harus ditangani berdasarkan bukti dan ketentuan yang berlaku.

“Yang perlu didorong adalah keterbukaan dan kejelasan fakta. Jangan sampai polemik mengenai pemberitaan justru mengaburkan persoalan utama, yakni kematian seorang wanita yang hingga kini penyebab pastinya belum diketahui,” tambahnya.

Sebelumnya, Wiwit Ardianti, sekitar 30 tahun, dilaporkan meninggal dunia setelah dibawa ke Rumah Sakit Bunda Mulia Kisaran pada Minggu (11/10/2026) dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB.

Korban diketahui merupakan warga Jalan Paria, Lingkungan VIII, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.

Berdasarkan informasi awal, korban diduga mengalami kondisi darurat setelah berada di Karaoke Neeta, yang berlokasi di kawasan Komplek Terminal Graha Kisaran, Jalan Satya Abdi, Kelurahan Sei Renggas, Kecamatan Kisaran Barat.

Namun, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan. Dugaan bahwa korban mengalami overdosis atau mengonsumsi narkotika jenis tertentu tidak boleh diperlakukan sebagai fakta sebelum didukung hasil pemeriksaan medis dan keterangan resmi aparat berwenang.

Lurah Siumbut Baru, Abdul Rahman Harahap, sebelumnya membenarkan bahwa korban merupakan warga di wilayahnya.

“Setelah saya cek ke lokasi dan bertanya kepada Kepala Lingkungan VIII, itu memang warga Lingkungan VIII. Sebelumnya dia tinggal di perumahan. Saat ini dia tinggal di rumah orang tuanya di Jalan Paria,” ujarnya.

Ia mengaku belum mengetahui penyebab pasti kematian korban. Berdasarkan informasi yang diterimanya, jenazah korban dibawa ke rumah sakit di Tebing Tinggi untuk menjalani autopsi.

Sementara itu, Kanit Jatanras Polres Asahan, Ipda Rafi Kurnia Putra, membenarkan bahwa peristiwa kematian tersebut sedang ditangani kepolisian.

“Ya benar, sekarang kasusnya sedang dalam proses penyelidikan dan terhadap korban saat ini dilakukan autopsi di Tebing Tinggi,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Informasi sebelumnya menyebutkan jenazah korban telah dibawa ke rumah orang tuanya setelah proses autopsi dan dimakamkan pada Senin (12/10/2026) malam. (Red)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Pilihan Redaksi

  • Wamendukbangga Tinjau WCD 2026 di Banten, Edukasi Kesehatan Mental Anak Jadi Perhatian

    Wamendukbangga Tinjau WCD 2026 di Banten, Edukasi Kesehatan Mental Anak Jadi Perhatian

    • visibility 64
    • 0Komentar

    TANGERANG SELATAN — Pembangunan keluarga berkualitas tidak semata-mata berbicara tentang perencanaan kehamilan dan pelayanan kontrasepsi. Fondasi keluarga juga dibangun melalui kesiapan mental, pemahaman kesehatan reproduksi, kemampuan mengelola emosi, serta pembentukan relasi sosial yang sehat sejak usia dini. Perspektif tersebut mengemuka saat Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka meninjau rangkaian […]

  • Jacob Ereste: Kebersamaan Menikmati Kemerdekaan yang Dicita-citakan

    Jacob Ereste: Kebersamaan Menikmati Kemerdekaan yang Dicita-citakan

    • visibility 52
    • 0Komentar

    Hasrat menjadi negara dan bangsa yang demokratis, tapi tidak pernah mempersiapkan, tidak pernah mendidik dan tidak pernah benar-benar membiarkan rakyat untuk melakukan praktek demokrasi yang benar adalah realitas seperti partai politik yang tidak pernah serius dan ikhlas melaksanakan praktek demokrasi dalam mengelola organisasi partai, apalagi bagi pemerintah sendiri yang bahkan anti terhadap kritik dari rakyat. […]

  • Sudah Lama Diperingatkan, Bangunan Liar di Mutiara Gading Timur Akhirnya Ditertibkan

    Sudah Lama Diperingatkan, Bangunan Liar di Mutiara Gading Timur Akhirnya Ditertibkan

    • visibility 38
    • 0Komentar

    Bekasi, mitracakrawala.com – Pemerintah Kecamatan Mustika Jaya bersama unsur TNI-Polri dan jajaran kewilayahan melakukan penertiban dan pembongkaran bangunan liar di Jalan Perumahan Mutiara Gading Timur, RT 07/RW 31, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Kamis (1/10/2026). Kegiatan penertiban tersebut dipimpin langsung oleh Camat Mustika Jaya Maka Nachrowi, S.AP., M.S.I., bersama Lurah Cimuning Aos Karsanuddin, S.H., Lurah […]

  • JUMAT BERKAH, MENEBAR HARAPAN DI TENGAH KETERBATASAN: PPBNI SATRIA BANTEN PANONGAN SALURKAN SEMBAKO UNTUK ANAK YATIM PIATU DAN KAUM DUAFА

    JUMAT BERKAH, MENEBAR HARAPAN DI TENGAH KETERBATASAN: PPBNI SATRIA BANTEN PANONGAN SALURKAN SEMBAKO UNTUK ANAK YATIM PIATU DAN KAUM DUAFА

    • visibility 34
    • 0Komentar

    PANONGAN, KABUPATEN TANGERANG, BANTEN — Kepedulian tidak selalu diukur dari seberapa besar yang diberikan, tetapi dari ketulusan hati untuk hadir dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Semangat kemanusiaan itulah yang diwujudkan Organisasi Masyarakat (Ormas) PPBNI Satria Banten Kecamatan Panongan melalui kegiatan Jumat Berkah, dengan menyalurkan bantuan sembako kepada anak-anak yatim piatu dan kaum duafa, Jumat […]

  • TRANSFORMASI BESAR PLN GROUP! PLN SERVICES RESMI DILUNCURKAN, PERKUAT BISNIS KETENAGALISTRIKAN NASIONAL

    TRANSFORMASI BESAR PLN GROUP! PLN SERVICES RESMI DILUNCURKAN, PERKUAT BISNIS KETENAGALISTRIKAN NASIONAL

    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA — Transformasi bisnis di lingkungan PT PLN (Persero) memasuki babak baru. PLN Services resmi diluncurkan sebagai langkah strategis PLN Group untuk memperkuat bisnis layanan ketenagalistrikan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas daya saing di tengah dinamika industri energi yang terus berkembang. Kehadiran PLN Services merupakan langkah konsolidasi melalui penggabungan PLN Nusa Daya dan PLN Electricity […]

  • Viral! “Hei Tolol, Bau Lagi”, IWOI Kecam Keras Dugaan Penghinaan Kepala DLH Kabupaten Bekasi Terhadap Wartawan

    Viral! “Hei Tolol, Bau Lagi”, IWOI Kecam Keras Dugaan Penghinaan Kepala DLH Kabupaten Bekasi Terhadap Wartawan

    • visibility 34
    • 0Komentar

    BEKASI, MCN — Video yang memperlihatkan dugaan perlakuan tidak pantas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, terhadap seorang wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Selasa (6/10/2026) saat wartawan melakukan konfirmasi terkait persoalan sewa alat berat di UPTD TPA Burangkeng. Dalam rekaman video yang […]

expand_less