KABAR UTAMA
light_mode

Dugaan Pemotongan Jasa Pelayanan Rp10,3 Miliar di RSUD Wonosari Diselidiki Kejaksaan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gunungkidul, intip24news.com – Dugaan pemotongan jasa pelayanan tenaga kesehatan di RSUD Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali menjadi sorotan. Perkara yang disebut berkaitan dengan pemotongan jasa pelayanan hingga sekitar Rp10,3 miliar itu diketahui telah ditangani Kejaksaan Negeri Gunungkidul sejak 2025.‎‎

Informasi tersebut dilansir dari akun media sosial Jogja Lima. Dalam unggahannya, disebutkan bahwa  pemotongan jasa pelayanan berlangsung selama sekitar 14 tahun dan dilakukan secara sistematis dengan persentase berbeda pada sejumlah periode kepemimpinan direktur RSUD Wonosari.‎‎

Berdasarkan informasi yang disampaikan, pemotongan pada periode 2009–2010 disebut berkisar 4–5 persen. Persentase itu kemudian disebut meningkat menjadi 19,5 persen pada periode 2010–2016 dan kembali meningkat hingga 25 persen pada periode 2017–2023.‎‎

Dana hasil pemotongan tersebut dihimpun dalam sebuah akun yang disebut sebagai “biaya umum”. Dana itu diduga digunakan untuk kebutuhan tertentu yang tidak tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD RSUD Wonosari.‎‎

Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan dan klaim yang perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait. Belum dapat disimpulkan bahwa seluruh mekanisme pemotongan tersebut merupakan tindak pidana sebelum ada hasil pemeriksaan dan proses hukum yang berkekuatan sesuai ketentuan.‎‎

Dalam unggahannya, disebutkan Kejaksaan Negeri Wonosari telah menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor Print-02/M.4.13/Fid.1/04/2025 tertanggal 29 April 2025. Surat tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pemotongan jasa pelayanan di RSUD Wonosari.‎‎

Hampir satu setengah tahun sejak surat perintah penyelidikan itu diterbitkan, perkembangan penanganan perkara tersebut kini dipertanyakan. Publik ingin mengetahui apakah perkara masih berada pada tahap penyelidikan, telah ditingkatkan ke tahap penyidikan, atau justru dihentikan.‎‎

Kejelasan mengenai status perkara menjadi penting agar informasi yang beredar tidak berkembang menjadi spekulasi. Jika penyelidikan masih berlangsung,

Kejaksaan dapat menjelaskan sejauh mana proses tersebut berjalan sepanjang tidak mengganggu kepentingan penyidikan.‎‎Sebaliknya, apabila perkara dihentikan, alasan dan dasar penghentian juga penting disampaikan kepada publik.

Penjelasan tersebut diperlukan untuk memastikan bahwa dugaan yang menyangkut pengelolaan dana jasa pelayanan tenaga kesehatan diproses secara transparan dan sesuai hukum.‎‎

Di sisi lain, manajemen RSUD Wonosari maupun pihak-pihak yang disebut dalam informasi tersebut perlu diberi ruang untuk memberikan klarifikasi mengenai dasar pemotongan, mekanisme pengelolaan dana, serta penggunaan akun “biaya umum” yang dipersoalkan.‎‎

Dengan demikian, persoalan ini tidak berhenti pada besarnya angka dugaan pemotongan, tetapi juga pada pertanyaan mendasar: ke mana dana tersebut mengalir, siapa yang menetapkan mekanismenya, apa dasar hukumnya, dan bagaimana kesimpulan aparat penegak hukum atas perkara tersebut.‎‎Hingga kini, perkembangan resmi penanganan perkara tersebut masih menjadi hal yang ditunggu publik.‎

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Pilihan Redaksi

  • Asap, Oligarki, dan Peran Negara: Meninjau Ulang Oligarki Sawit dalam Pasung Ekologi

    Asap, Oligarki, dan Peran Negara: Meninjau Ulang Oligarki Sawit dalam Pasung Ekologi

    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta, mitracakrawala.com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu bencana krisis ekologi serta kabut asap tebal di Indonesia bukanlah murni bencana alam, melainkan dampak dari ekspansi oligarki perkebunan kelapa sawit yang didukung oleh pembiaran negara. Hal tersebut menjadi benang merah dalam Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) bertajuk “Asap, Oligarki, […]

  • Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Tangkap Terduga Spesialis Curat, Dua Kasus Berhasil Diungkap

    Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Tangkap Terduga Spesialis Curat, Dua Kasus Berhasil Diungkap

    • visibility 24
    • 0Komentar

    PESAWARAN, mitracakrawala.com — Upaya kepolisian mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) di wilayah hukum Polsek Gedong Tataan membuahkan hasil. Tim Tekab 308 Presisi Polsek Gedong Tataan mengamankan seorang pria berinisial BA (31), yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi pencurian. BA, warga Desa Pampangan, Kecamatan Gedong Tataan, diamankan petugas di sebuah rumah kontrakan di Desa Natar, […]

  • Sebut Ide Konyol, Aktivis Peduli Sungai Tolak Gagasan Menteri PKP Bangun Rumah Susun Diatas Sungai

    Sebut Ide Konyol, Aktivis Peduli Sungai Tolak Gagasan Menteri PKP Bangun Rumah Susun Diatas Sungai

    • visibility 50
    • 0Komentar

    Tangerang, mitracakrawala.com – Pegiat dan aktivis peduli sungai yang juga Ketua Komunitas Peduli Sungai Banksasuci Foundation (Bank Sampah Sungai Cisadane), Ade Yunus menolak keras Wacana Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) untuk membangun rumah susun di atas sungai. Bukan tanpa alasan, Ade menegaskan bahwa ide menteri Ara tersebut bertentangan dengan Undang-undang dan […]

  • GENCARKAN OJK-BSI di Kalianda Disorot: Petani Datang, Konsumsi dan Transportasi Dipertanyakan

    GENCARKAN OJK-BSI di Kalianda Disorot: Petani Datang, Konsumsi dan Transportasi Dipertanyakan

    • visibility 23
    • 0Komentar

    LAMPUNG SELATAN — Pelaksanaan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Bandar Lampung dan BSI Kalianda di Aula Negeri Baru Resort, Kalianda, Lampung Selatan, menuai tanda tanya. Pasalnya, sejumlah peserta yang berasal dari kalangan petani mengeluhkan tidak mendapatkan konsumsi maupun transportasi selama mengikuti kegiatan tersebut. […]

  • SilatuWAMI Roadshow 2026 Merajut Silaturahmi, Memperkuat Literasi Hak Cipta di Tengah Gelombang Industri Musik Digital

    SilatuWAMI Roadshow 2026 Merajut Silaturahmi, Memperkuat Literasi Hak Cipta di Tengah Gelombang Industri Musik Digital

    • visibility 14
    • 0Komentar

    Surakarta, 21 September 2026 – Di tengah pesatnya perubahan lanskap industri musik yang semakin didominasi platform digital dan teknologi kecerdasan buatan, Wahana Musik Indonesia (WAMI) menghadirkan SilatuWAMI Roadshow 2026 sebagai ruang silaturahmi yang hangat sekaligus forum edukasi yang substantif. Kegiatan yang digelar di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah, pada Senin tersebut, tidak […]

  • DPP IWO Indonesia Ucapkan Selamat Kapolri Baru Komjen Pol Suyudi Ario Seto

    DPP IWO Indonesia Ucapkan Selamat Kapolri Baru Komjen Pol Suyudi Ario Seto

    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPP IWO Indonesia) menyampaikan ucapan selamat atas persetujuan pengangkatan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Persetujuan tersebut ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPR RI, Kamis (1/10/2026), setelah sebelumnya Komisi III DPR RI menyelesaikan proses uji […]

expand_less