KABAR UTAMA
light_mode

Pemagangan Nasional Perkecil Kesenjangan Kompetensi dan Kebutuhan Industri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yogyakarta, MCN — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Program Pemagangan Nasional merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkecil kesenjangan antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan industri.

Hal tersebut disampaikan Yassierli saat meninjau pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Batch 2 Angkatan II di PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Yogyakarta, Rabu (7/10/2026). Sebanyak 40 peserta mengikuti pemagangan pada bidang Branding dan Marketing.

Yassierli mengatakan program tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan perusahaan. Selama enam bulan pemagangan, peserta menerima uang saku sesuai upah minimum kabupaten/kota.

“Ini program yang luar biasa. Pemerintah memberikan uang saku selama enam bulan sesuai upah minimum kabupaten/kota. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” kata Yassierli.

Ia meminta peserta memanfaatkan masa pemagangan untuk belajar dan menunjukkan kemampuan terbaik. Menurutnya, pengalaman selama program dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja.

“Kalau kinerjanya baik dan kompetensinya sesuai, tentu peluang untuk diterima bekerja akan semakin besar,” ujarnya.

Meski demikian, Yassierli menekankan bahwa keberhasilan pemagangan tidak semata-mata ditandai dengan peserta mendapat tawaran bekerja di perusahaan tempat magang. Program ini juga menjadi kesempatan untuk memperluas jaringan dan membuka akses ke dunia kerja.

“Setelah magang, tidak semua peserta harus bekerja di tempat yang sama. Yang paling penting, masa enam bulan pemagangan ini dapat memberikan pengalaman dan meningkatkan kompetensi,” ujarnya.

Di sisi lain, Yassierli mengatakan perusahaan dapat memanfaatkan masa pemagangan untuk mengenali talenta yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Peserta yang menunjukkan kemampuan dan kinerja baik dapat menjadi calon tenaga kerja yang dipertimbangkan untuk direkrut.

“Perusahaan enggak perlu susah-susah mencari pekerja lain kalau sudah ada talenta yang bagus dari peserta magang, maka direkrut,” katanya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Pilihan Redaksi

  • Jambore Ormas 2026 Perkuat Sinergitas antar Ormas, IWOI Kota Tangerang Apresiasi Kesbangpol

    Jambore Ormas 2026 Perkuat Sinergitas antar Ormas, IWOI Kota Tangerang Apresiasi Kesbangpol

    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jambore Ormas 2026 Perkuat Sinergitas antar Ormas, IWOI Kota Tangerang Apresiasi Kesbangpol Kota Tangerang, mitracakrawala.com — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Kota Tangerang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang yang telah memfasilitasi sekaligus memberikan undangan kepada IWOI untuk mengikuti kegiatan Jambore Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) 2026. […]

  • 10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata

    10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata

    • visibility 49
    • 0Komentar

    LANGSA, mitracakrawala.com — Hampir 10 bulan berlalu sejak banjir bandang melanda Kota Langsa pada 26 November 2025 lalu, namun persoalan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak hingga kini masih menyisakan berbagai pertanyaan. Di tengah belum meratanya bantuan bagi korban banjir, sejumlah wilayah di Kota Langsa kembali terendam banjir pada 11 September 2026. Kondisi tersebut semakin menambah […]

  • Proyek GSG Sindang Sari Rp2,4 Miliar di Pasar Kemis Disorot: Pekerja Tanpa APD, Pengawas Tak Terlihat

    Proyek GSG Sindang Sari Rp2,4 Miliar di Pasar Kemis Disorot: Pekerja Tanpa APD, Pengawas Tak Terlihat

    • visibility 20
    • 0Komentar

    PASAR KEMIS | MCN – Proyek pembangunan Gedung Serbaguna (GSG) Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang dengan anggaran Rp 2,4 miliar menjadi sorotan. Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (8/10/2026), pekerja terlihat bekerja di lantai atas bangunan tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm proyek, rompi safety maupun pengaman kerja lainnya. Di lokasi […]

  • Kunjungi Pabrik Sepatu di Serang, Wamenaker Tekankan Pelindungan Pekerja

    Kunjungi Pabrik Sepatu di Serang, Wamenaker Tekankan Pelindungan Pekerja

    • visibility 40
    • 0Komentar

    Serang – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepastian regulasi, keberlangsungan industri, dan pelindungan pekerja. Hal tersebut disampaikan Wamenaker saat melakukan kunjungan kerja ke PT Nikomas Gemilang di Kabupaten Serang, Banten, Senin (21/9/2026). “Kunjungan ini memberikan gambaran riil mengenai operasional industri padat karya. Kami ingin memastikan regulasi yang diterbitkan pemerintah […]

  • KH Abdul Hakim Mahfudz Resmi Pimpin PBNU Masa Khidmat 2026-2031

    KH Abdul Hakim Mahfudz Resmi Pimpin PBNU Masa Khidmat 2026-2031

    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jombang, mitracakrawala.com – KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031. Penetapan itu dilakukan dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026). Keputusan tersebut juga mengakhiri rangkaian pemilihan pimpinan organisasi Islam terbesar Indonesia dalam muktamar tahun ini tersebut. Gus […]

  • Wamenaker Tekankan Kompetensi SDM dalam Pengelolaan Risiko Microbanking

    Wamenaker Tekankan Kompetensi SDM dalam Pengelolaan Risiko Microbanking

    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, mitracakrawala.com – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan pentingnya kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung pengelolaan risiko di sektor microbanking. “Sektor microbanking memiliki peran strategis dalam perekonomian masyarakat karena menjadi penopang utama akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” ujar Afriansyah saat menjadi pembicara pada peluncuran Program Sertifikasi Manajemen Risiko Microbanking […]

expand_less