KABAR UTAMA
light_mode

Jokowi Hadir di Rakorda PSI Bekasi, Dorong Kader Turun Langsung ke Masyarakat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi, mitracakrawala.com – Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kabupaten Bekasi di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Minggu (27/9/2026).

Selain kehadiran Presiden RI ke-7 itu, tampak hadir sejumlah jajaran pengurus PSI, di antaranya Ketua DPD PSI Kabupaten Bekasi H. Ridho Choirul Umam, Sekretaris DPD PSI Kabupaten Bekasi M. Rizki Muhsin, serta Ketua Harian DPW PSI H. Chodri Syafi’i.

Rakorda diikuti sekitar 3.500 peserta yang terdiri dari pengurus, kader, dan simpatisan PSI. Pengamanan kegiatan melibatkan 30 personel TNI, 395 personel Polri, serta 12 personel Dinas Perhubungan.

Sejumlah agenda digelar dalam Rakorda tersebut, mulai dari prosesi pelantikan pengurus PSI Kabupaten Bekasi, pembacaan naskah pengurus DPC PSI, pengibaran Pataka PSI, penyerahan cendera mata, dialog bersama Joko Widodo, pembagian doorprize, hingga pemberian jaket kepada sejumlah tokoh PSI Kabupaten Bekasi.

Dalam sambutannya sekitar pukul 15.25 WIB, Joko Widodo menyampaikan bahwa pembentukan struktur kepengurusan PSI di Kabupaten Bekasi, khususnya pada tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt), telah mencapai sekitar 92 persen.

Joko Widodo juga meminta kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memperkuat kerja-kerja politik di tengah masyarakat dengan turun langsung dari pintu ke pintu.

Pesan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kabupaten Bekasi di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Minggu, 27 September 2026.

Jokowi mengatakan, penyelesaian struktur organisasi partai harus diikuti dengan aktivitas nyata kader di lapangan. Menurutnya, keberadaan struktur hingga tingkat ranting harus menjadi modal untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Kita harus memenangkan hati rakyat. Caranya gimana? Ini kita orang politik semuanya. Ya dari pintu ke pintu. Datangi rakyat,” kata dia.

Ia meminta kader tidak hanya memperkenalkan nama PSI, tetapi juga menjelaskan identitas partai kepada masyarakat. Salah satunya dengan mengenalkan logo PSI yang kini berbentuk gajah.

Jokowi menyebut masih terdapat masyarakat yang belum mengetahui PSI maupun identitas logonya. Karena itu, kader diminta menjadikan kegiatan turun ke masyarakat sebagai bagian dari pekerjaan partai.

“Bu, saya dari PSI, logonya gajah. Jelasin dong biar tahu,” ujarnya.

Selain mendatangi masyarakat secara langsung, Jokowi meminta kader PSI membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan hingga tokoh budaya.

Kader juga didorong aktif masuk ke berbagai komunitas yang berkembang di Kabupaten Bekasi, seperti komunitas sepeda, motor, musik, bulu tangkis hingga sepak bola.

“Datangi. Kenalkan. Ini tugas kita semuanya untuk mengenalkan agar masyarakat semuanya tahu bahwa ada partai yang namanya PSI, yang logonya gajah,” katanya.

Di sisi lain, Jokowi mengapresiasi perkembangan struktur organisasi PSI di Kabupaten Bekasi. Ia menyebut DPC PSI di daerah tersebut telah mencapai 100 persen, sementara pembentukan DPRT sudah mencapai 92 persen.

Jokowi menargetkan kelengkapan struktur DPRT di Kabupaten Bekasi dapat mencapai 100 persen pada akhir tahun.

“Jadi artinya apa? Nanti akhir tahun Kabupaten Bekasi sudah memiliki 100 persen DPRT,” ujarnya.

Secara nasional, Jokowi menyebut struktur DPW PSI telah mencapai 100 persen dan DPD 97 persen. Sementara DPC baru mencapai sekitar 85 persen atau 6.199 dari target sekitar 7.200 DPC.

Adapun DPRT secara nasional masih sekitar 30 persen, yakni 24.900 dari kebutuhan sekitar 83.000 DPRT.

Menurutnya, penyelesaian struktur tersebut menjadi pekerjaan penting sebelum mesin partai benar-benar digerakkan.

“Strukturnya selesai, kemudian mesinnya bekerja. Mesinnya harus menjadi mesin partai, mesin yang hidup, mesin yang bekerja,” tandasnya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Pilihan Redaksi

  • Bus Wisata Alami Rem Blong di Jalur JJLS Tepus.Terjang Teras Pos TPR

    Bus Wisata Alami Rem Blong di Jalur JJLS Tepus.Terjang Teras Pos TPR

    • visibility 42
    • 0Komentar

    Gunungkidul, mitracakrawala.com – Detik-detik menegangkan terjadi di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kapanewon Tepus, Sabtu sore 05 September 2026 sekitar pukul 17.30 WIB. Sebuah bus pariwisata Nopol G-7518-OD yang mengangkut rombongan wisatawan mengalami rem blong dan menabrak teras Pos TPR Tepus. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Hanya kerugian material akjbat […]

  • Pansus Sampah DPRD DKI Tinjau TPS Liar Cilincing, Suhaimi Dorong Solusi dari Hulu ke Hilir

    Pansus Sampah DPRD DKI Tinjau TPS Liar Cilincing, Suhaimi Dorong Solusi dari Hulu ke Hilir

    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta, mitracakrawala.com – Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD Provinsi DKI Jakarta melakukan peninjauan lapangan ke TPS liar di wilayah Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lokasi dan dampaknya terhadap lingkungan serta masyarakat sekitar. Anggota Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Abdurrahman Suhaimi, mengatakan peninjauan […]

  • Ponpes Al Dzikri Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H

    Ponpes Al Dzikri Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H

    • visibility 78
    • 0Komentar

    Serang,  mitracakrawala.com — Peringatan Maulid Nabi Muhammad Besar SAW berlangsung di Pondok Pesantren Salafiah Al Dzikri Islamic Boarding School, Taktakan, Serang pada Jum’at (28 Agustus 2026) malam. Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi antara ulama, umara, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat. Dalam […]

  • Bipartit SP-AMT Plumpang dengan PT GUN dan PT Pertamina Patra Niaga Berakhir Deadlock

    Bipartit SP-AMT Plumpang dengan PT GUN dan PT Pertamina Patra Niaga Berakhir Deadlock

    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jakarta Utara, mitracakrawala.com – Perundingan hubungan industrial secara bipartit antara Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT) Plumpang, PT Garda Utama Nasional (GUN) dan PT Pertamina Patra Niaga yang difasilitasi Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Administrasi Jakarta Utara (Sudinakertransgi Jakut) berakhir tanpa kesepakatan. Pertemuan tersebut digelar pada Rabu, 16 September 2026, pukul 09.00 […]

  • Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA

    Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA

    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jakarta, mitracakrawala.com — Pemerintah memperkuat tata kelola investasi dengan mengintegrasikan pelayanan penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) lintas Kementerian/Lembaga melalui Online Single Submission (OSS) sebagai layanan satu pintu (single entry). Integrasi ini bertujuan memberikan layanan publik yang efektif sekaligus memastikan penggunaan TKA sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja dengan kompetensi tertentu. Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, usai […]

  • Tumpukan Sampah Menggunung di Kampung Paponcol Simpangan Cikarang Utara, IWO Indonesia Soroti Penanganan Kebersihan

    Tumpukan Sampah Menggunung di Kampung Paponcol Simpangan Cikarang Utara, IWO Indonesia Soroti Penanganan Kebersihan

    • visibility 4
    • 0Komentar

    BEKASI, MCN — Tumpukan sampah terlihat menggunung di sisi jalan Kampung Paponcol, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (29/9/2026). Kondisi tersebut terlihat dari menumpuknya berbagai jenis sampah di sisi jalan. Keberadaan tumpukan sampah itu berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan maupun warga sekitar, terlebih apabila tidak segera dilakukan penanganan. Selain mengganggu estetika lingkungan, tumpukan […]

expand_less