KABAR UTAMA
light_mode

Pansus Sampah DPRD DKI Tinjau TPS Liar Cilincing, Suhaimi Dorong Solusi dari Hulu ke Hilir

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, mitracakrawala.com – Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD Provinsi DKI Jakarta melakukan peninjauan lapangan ke TPS liar di wilayah Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lokasi dan dampaknya terhadap lingkungan serta masyarakat sekitar.

Anggota Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Abdurrahman Suhaimi, mengatakan peninjauan lapangan menjadi bagian penting dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sampah yang lebih efektif. Menurutnya, persoalan sampah harus dilihat secara menyeluruh, bukan hanya ketika sudah menumpuk di hilir.

“Kita ingin memastikan persoalan sampah ini diselesaikan dari hulu sampai hilir. Pengurangan sampah dari sumbernya harus berjalan, sistem pengangkutan harus tertib, dan pembuangan ilegal harus dicegah,” ujar Suhaimi.

Suhaimi menilai keberadaan TPS liar menjadi sinyal bahwa masih ada celah yang harus diperbaiki dalam sistem pengelolaan sampah Jakarta. Pemerintah perlu memperkuat pengawasan sekaligus memastikan tersedia jalur pengelolaan sampah yang legal, mudah diakses, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat maupun pelaku usaha.

Ia juga meminta kepentingan warga menjadi perhatian utama dalam penanganan lokasi tersebut. “Yang paling penting, jangan sampai warga sekitar terus menjadi korban. Mereka harus mendapatkan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman,” katanya.

Selain penanganan terhadap lokasi, Suhaimi mendorong adanya evaluasi terhadap rantai pengelolaan sampah, mulai dari sumber, pengangkutan, hingga tempat pemrosesan. Dengan demikian, penertiban TPS liar tidak berhenti pada pembersihan lokasi, tetapi menghasilkan perbaikan sistem yang mencegah masalah serupa terulang.

“Kita ingin penanganan yang permanen, bukan solusi sementara. Kalau sumber masalahnya tidak dibenahi, TPS liar akan terus muncul. Karena itu, hasil peninjauan ini harus menjadi bahan untuk memperkuat kebijakan pengelolaan sampah Jakarta,” pungkas Suhaimi.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Pilihan Redaksi

  • Dugaan Penjualan Tanah Kas Desa Jurangjero Disorot, Pembeli Resah hingga Lapor ke Kejari

    Dugaan Penjualan Tanah Kas Desa Jurangjero Disorot, Pembeli Resah hingga Lapor ke Kejari

    • visibility 19
    • 0Komentar

    Gunungkidul, mitracakrawala.com – Dugaan penjualan Tanah Kas Desa (TKD) di Kalurahan Jurangjero, Kabupaten Gunungkidul, menjadi sorotan. Tanah yang disebut sebagai aset pemerintah kalurahan tersebut diduga diperjualbelikan kepada warga untuk kepentingan pribadi tanpa melalui prosedur pengelolaan aset desa sebagaimana mestinya. Informasi mengenai dugaan transaksi tersebut mencuat setelah adanya pengakuan dari salah seorang warga yang mengaku telah […]

  • BBM Subsidi Bukan Ladang Oknum! Ketua IWO Indonesia DPW Banten Desak BPH Perketat Pengawasan

    BBM Subsidi Bukan Ladang Oknum! Ketua IWO Indonesia DPW Banten Desak BPH Perketat Pengawasan

    • visibility 15
    • 0Komentar

    Serang, mitracakeawala.com – Pertalite dan solar bersubsidi bukan sekadar urusan transaksi di mesin pengisian. Di balik setiap liter BBM bersubsidi yang disalurkan terdapat kepentingan masyarakat dan kebijakan yang harus dijaga agar subsidi tidak keluar dari sasaran. Ketua DPW Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Provinsi Banten, Mevi Amirullah meminta seluruh pihak memperkuat pengawasan terhadap penyaluran BBM […]

  • GENCARKAN OJK-BSI di Kalianda Disorot: Petani Datang, Konsumsi dan Transportasi Dipertanyakan

    GENCARKAN OJK-BSI di Kalianda Disorot: Petani Datang, Konsumsi dan Transportasi Dipertanyakan

    • visibility 23
    • 0Komentar

    LAMPUNG SELATAN — Pelaksanaan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Bandar Lampung dan BSI Kalianda di Aula Negeri Baru Resort, Kalianda, Lampung Selatan, menuai tanda tanya. Pasalnya, sejumlah peserta yang berasal dari kalangan petani mengeluhkan tidak mendapatkan konsumsi maupun transportasi selama mengikuti kegiatan tersebut. […]

  • Kericuhan Pecah di Club HNM Jatisampurna, Baku Pukul hingga Parkiran Jadi Sorotan

    Kericuhan Pecah di Club HNM Jatisampurna, Baku Pukul hingga Parkiran Jadi Sorotan

    • visibility 22
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI – Suasana dini hari di kawasan Jalan Alternatif Cibubur, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, mendadak berubah ricuh. Keributan dilaporkan terjadi di salah satu tempat hiburan malam, Club HNM, pada Minggu dini hari, 13 September 2026, sekitar pukul 02.00 WIB. Informasi mengenai kejadian tersebut beredar di media sosial melalui akun Instagram Kabar Cibubur 24 Jam. […]

  • 10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata

    10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata

    • visibility 43
    • 0Komentar

    LANGSA, mitracakrawala.com — Hampir 10 bulan berlalu sejak banjir bandang melanda Kota Langsa pada 26 November 2025 lalu, namun persoalan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak hingga kini masih menyisakan berbagai pertanyaan. Di tengah belum meratanya bantuan bagi korban banjir, sejumlah wilayah di Kota Langsa kembali terendam banjir pada 11 September 2026. Kondisi tersebut semakin menambah […]

  • Belasan Pegawai PLN Datangi Kantor Penasihat Khusus Presiden Adukan Kecelakaan Kerja dan PHK Sepihak

    Belasan Pegawai PLN Datangi Kantor Penasihat Khusus Presiden Adukan Kecelakaan Kerja dan PHK Sepihak

    • visibility 30
    • 0Komentar

    JAKARTA, mitracakrawala.com – Belasan pegawai PT PLN (Persero) yang ditugaskaryakan di PT. PLN Nusantara Tower resmi mendatangi Kantor Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan pada Senin (31/8/2026). Kedatangan para pekerja ini bertujuan untuk menyampaikan laporan atas dugaan kecelakaan kerja yang tidak ditangani secara layak, serta tindakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak yang dilakukan oleh manajemen PT […]

expand_less