KABAR UTAMA
light_mode

KARTU PERS PORPROV XV JABAR DISOROT! Muncul Identitas “Media OPD”, Nio Helen: Pers Bukan Humas, Jangan Kaburkan Independensi Wartawan!

  • account_circle Daus VanRose
  • calendar_month Kamis, 5 Nov 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat kini menjadi sorotan, bukan hanya terkait penyelenggaraan olahraga, tetapi juga menyangkut polemik identitas peliputan. Beredarnya kartu identitas bertuliskan “Media OPD” yang diduga diberikan kepada pihak yang bukan berprofesi sebagai wartawan memunculkan pertanyaan serius mengenai standar verifikasi dan mekanisme penerbitan kartu pers oleh panitia.

Persoalan ini menjadi perhatian Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia DPD Kota Bekasi. Ketua IWO Indonesia DPD Kota Bekasi, Nio Helen, menilai penyelenggara harus memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak terjadi kerancuan antara profesi wartawan, petugas humas pemerintah, dan konten kreator.

“Pers itu berbeda dengan humas. Jangan sampai semua orang yang memegang kamera, membuat video, atau membawa kartu identitas kegiatan kemudian disamakan dengan wartawan. Profesi jurnalistik memiliki aturan, etika, independensi, dan tanggung jawab kepada publik,” tegas Nio Helen.

Menurutnya, penggunaan istilah Media OPD pada kartu identitas peliputan perlu dijelaskan secara transparan. Apakah pemegang kartu tersebut merupakan wartawan, tenaga dokumentasi, petugas publikasi, atau bagian dari humas Organisasi Perangkat Daerah (OPD)?

Jika memang merupakan petugas publikasi pemerintah, seharusnya identitas dan kewenangannya dijelaskan secara proporsional, bukan menggunakan atribut yang berpotensi menimbulkan persepsi sebagai kartu pers bagi wartawan profesional.

UU Pers Jangan Hanya Jadi Pajangan!

Nio Helen mengingatkan bahwa kemerdekaan pers dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Pasal 1 angka 1 menjelaskan bahwa pers merupakan lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik. Sementara Pasal 1 angka 4 menjelaskan bahwa wartawan adalah orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik.

Selain itu, Pasal 7 ayat (2) menegaskan kewajiban wartawan memiliki dan menaati Kode Etik Jurnalistik.

Dalam Kode Etik Jurnalistik, wartawan dituntut bekerja secara independen, menghasilkan berita akurat dan berimbang, melakukan verifikasi, serta menempuh cara-cara profesional.

“Jangan sampai kegiatan pemerintah atau penyelenggaraan olahraga justru menciptakan kerancuan identitas profesi. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik, sedangkan humas bekerja menyampaikan informasi kelembagaan. Keduanya memiliki fungsi berbeda dan harus dihormati,” ujarnya.

Konten Kreator Bukan Otomatis Wartawan

Nio Helen juga menyoroti maraknya anggapan bahwa setiap orang yang aktif memproduksi video, foto, dan konten di media sosial dapat langsung disebut sebagai wartawan.

Menurutnya, konten kreator memiliki ruang dan profesi tersendiri dalam perkembangan media digital. Mereka berhak berkarya, melakukan dokumentasi, dan menyampaikan informasi melalui platform masing-masing.

Namun, aktivitas membuat konten tidak otomatis menjadikan seseorang sebagai wartawan. Sebaliknya, seorang konten kreator juga dapat menjalankan kegiatan jurnalistik apabila memenuhi karakteristik dan tanggung jawab profesi tersebut.

Begitu pula humas OPD. Mereka memiliki kewenangan menjalankan komunikasi publik dan publikasi program pemerintah, tetapi tidak boleh mencampuradukkan fungsi publikasi kelembagaan dengan independensi kerja pers.

“Jangan alergi terhadap kritik pers. Wartawan bukan tim promosi pemerintah, bukan corong OPD, dan bukan sekadar pelengkap dokumentasi acara. Pers memiliki fungsi kontrol sosial. Justru ketika ada kegiatan besar seperti Porprov, keterbukaan informasi dan penghormatan terhadap wartawan harus diperkuat,” tandasnya.

IWO Indonesia Desak Panitia Buka Identitas dan Mekanisme Penerbitan Kartu

Atas polemik tersebut, IWO Indonesia DPD Kota Bekasi meminta penyelenggara Porprov XV Jawa Barat segera memberikan klarifikasi terkait:

  1. Siapa pihak yang menerbitkan kartu identitas bertuliskan Media OPD?
  2. Apa dasar dan kriteria penerbitan kartu tersebut?
  3. Apakah pemegang kartu merupakan wartawan, ASN, tenaga humas, atau petugas dokumentasi?
  4. Apa perbedaan fasilitas dan kewenangan akses antara wartawan dan petugas publikasi OPD?
  5. Bagaimana mekanisme verifikasi media dan wartawan yang menjalankan tugas peliputan?

IWO menegaskan bahwa kritik ini bukan bentuk penolakan terhadap keterlibatan ASN, humas, maupun konten kreator dalam publikasi Porprov. Namun, setiap pihak harus ditempatkan sesuai fungsi dan kapasitasnya.

Penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat semestinya menjadi momentum membangun sinergi antara pemerintah dan insan pers, bukan justru melahirkan polemik akibat ketidakjelasan identitas dan kewenangan peliputan.

“Jangan kaburkan batas antara pers, humas, dan konten kreator. Pers harus tetap independen, humas menjalankan fungsi komunikasi pemerintah, dan konten kreator berkarya sesuai bidangnya. Semua punya tempat, tetapi jangan mencampuradukkan identitas dan kewenangannya,” tutup Nio Helen.

Pers Merdeka, Informasi Terbuka, Profesionalisme Tetap Terjaga!

  • Penulis: Daus VanRose

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Pilihan Redaksi

  • BULOG Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, dari Kanwil Yogyakarta Lampaui Target hingga 108,52 Persen

    BULOG Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, dari Kanwil Yogyakarta Lampaui Target hingga 108,52 Persen

    • visibility 35
    • 0Komentar

    Yogyakarta, MCN – Perum BULOG kembali menorehkan sejarah baru dalam perjalanan menjaga ketahanan pangan nasional. Hingga 8 Oktober 2026, realisasi pengadaan Public Service Obligation (PSO) secara nasional telah mencapai 4.115.014 ton setara beras atau 102,88 persen dari target penugasan Pemerintah sebesar 4 juta ton. Capaian tersebut menjadi realisasi pengadaan tertinggi sejak BULOG berdiri sekaligus menegaskan […]

  • Wamenaker Tekankan Kompetensi SDM dalam Pengelolaan Risiko Microbanking

    Wamenaker Tekankan Kompetensi SDM dalam Pengelolaan Risiko Microbanking

    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta, mitracakrawala.com – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan pentingnya kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung pengelolaan risiko di sektor microbanking. “Sektor microbanking memiliki peran strategis dalam perekonomian masyarakat karena menjadi penopang utama akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” ujar Afriansyah saat menjadi pembicara pada peluncuran Program Sertifikasi Manajemen Risiko Microbanking […]

  • Camat Cikalongwetan Apresiasi Lahirnya Aliansi Putra Daerah Peduli Cikalongwetan

    Camat Cikalongwetan Apresiasi Lahirnya Aliansi Putra Daerah Peduli Cikalongwetan

    • visibility 53
    • 0Komentar

    KBB, mitracakrawala.com – Camat Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Dr. Jaja mengapresiasi terbentuknya Aliansi Putra Daerah Peduli Cikalongwetan. Apresiasi itu disampaikan saat menerima audiensi pengurus aliansi di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Cikalongwetan, Kamis (3/9/2026). Ketua Aliansi Putra Daerah Peduli Cikalongwetan Kusmawan hadir bersama Sekretaris Dede KW, Bendahara Raun, dan sejumlah tokoh pemuda Cikalongwetan. Dalam pertemuan […]

  • Sudah Lama Diperingatkan, Bangunan Liar di Mutiara Gading Timur Akhirnya Ditertibkan

    Sudah Lama Diperingatkan, Bangunan Liar di Mutiara Gading Timur Akhirnya Ditertibkan

    • visibility 39
    • 0Komentar

    Bekasi, mitracakrawala.com – Pemerintah Kecamatan Mustika Jaya bersama unsur TNI-Polri dan jajaran kewilayahan melakukan penertiban dan pembongkaran bangunan liar di Jalan Perumahan Mutiara Gading Timur, RT 07/RW 31, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Kamis (1/10/2026). Kegiatan penertiban tersebut dipimpin langsung oleh Camat Mustika Jaya Maka Nachrowi, S.AP., M.S.I., bersama Lurah Cimuning Aos Karsanuddin, S.H., Lurah […]

  • PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional

    PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional

    • visibility 59
    • 0Komentar

    Yogyakarta, mitracakrawala.com – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar Workshop Jurnalistik GAPKI dan PWI di Yogyakarta, Jumat (28 Agustus 2026). Acara ini menjadi momentum strategis bagi kedua lembaga untuk memperkuat sinergi dalam mengedukasi publik terkait tata kelola industri kelapa sawit yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan menjadi tulang punggung […]

  • Hendra Wijaya Pimpin PWI Kab Tangerang 2026–2029, Mevi Amirullah: Semoga Amanah, Profesional dan Berintegritas

    Hendra Wijaya Pimpin PWI Kab Tangerang 2026–2029, Mevi Amirullah: Semoga Amanah, Profesional dan Berintegritas

    • visibility 36
    • 0Komentar

    TANGERANG, MCN — Momentum pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang masa bakti 2026–2029 menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi kewartawanan di Kabupaten Tangerang. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat profesionalisme insan pers sekaligus menjaga marwah organisasi di tengah dinamika dunia jurnalistik yang semakin kompleks. Dalam momentum tersebut, Hendra Wijaya dipercaya memimpin PWI Kabupaten Tangerang […]

expand_less