KABAR UTAMA
light_mode

BUKAN SEKADAR SOSIALISASI, PKB DAN PLKB JADI GARDA TERDEPAN GERAKKAN KESADARAN KESEHATAN KELUARGA – PLT. KEPALA PERWAKILAN BKKBN BANTEN: PENDEKATAN HUMANIS ADALAH KUNCI!

  • account_circle Daus VanRose
  • calendar_month Jumat, 6 Nov 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANTEN – Keberhasilan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tidak cukup hanya ditopang oleh ketersediaan fasilitas kesehatan, tenaga medis, maupun kebijakan pemerintah. Lebih dari itu, diperlukan kekuatan komunikasi, edukasi, dan pendampingan langsung agar masyarakat memiliki kesadaran serta kemauan untuk memanfaatkan layanan kesehatan secara optimal.

Dalam konteks tersebut, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak penggerak masyarakat. Kedekatan mereka dengan keluarga dan komunitas di tingkat akar rumput menjadi modal penting untuk memperluas jangkauan informasi sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.

Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Kreshna Adi Kusuma, S.E., M.M., menegaskan bahwa PKB dan PLKB bukan sekadar penyampai informasi, melainkan bagian penting dari kekuatan strategis pemerintah dalam menggerakkan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan CKG harus dibangun melalui pendekatan yang tidak hanya informatif, tetapi juga humanis, persuasif, dan mampu menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

“PKB dan PLKB memiliki peran strategis sebagai penghubung antara program pemerintah dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, pendekatan di lapangan harus dilakukan secara humanis, persuasif, serta mengedepankan komunikasi yang mudah dipahami. Kita harus mampu membangun kepercayaan masyarakat, menghilangkan keraguan, dan mendorong mereka agar tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini,” demikian pesan yang ditekankan dalam penguatan peran penyuluh di lapangan.

KOMUNIKASI HUMANIS, KUNCI MENEMBUS KERAGUAN MASYARAKAT

Kreshna Adi Kusuma menekankan bahwa komunikasi kepada masyarakat tidak boleh dilakukan dengan pendekatan yang terkesan menggurui. Sebaliknya, penyuluh harus mampu memahami karakter, kondisi sosial, serta aspek psikologis warga.

Penggunaan bahasa sederhana, analogi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, dan pendekatan dialogis menjadi strategi penting agar pesan kesehatan dapat diterima tanpa menimbulkan jarak antara petugas dan masyarakat.

Tantangan pelaksanaan program kesehatan tidak selalu berkaitan dengan ketersediaan layanan, tetapi juga menyangkut tingkat pemahaman, kepercayaan, dan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.

Di sinilah kapasitas komunikasi PKB dan PLKB diuji. Mereka tidak hanya dituntut menyampaikan ajakan, tetapi juga membangun pemahaman bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan langkah preventif penting untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini.

KEBERHASILAN CKG TIDAK BERHENTI PADA ANGKA KUNJUNGAN

Pelaksanaan CKG harus menghasilkan dampak nyata dan berkelanjutan. Partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan merupakan langkah awal, tetapi tindak lanjut terhadap hasil pemeriksaan menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan.

Masyarakat perlu mendapatkan pemahaman mengenai hasil pemeriksaan dan diarahkan untuk berkonsultasi atau memperoleh pelayanan kesehatan lanjutan apabila ditemukan indikasi masalah kesehatan.

Karena itu, kolaborasi antara PKB, PLKB, tenaga kesehatan, kader, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan harus berjalan secara konsisten.

Sinergi tersebut penting untuk memastikan masyarakat tidak hanya mengetahui adanya program CKG, tetapi benar-benar memperoleh manfaat dari layanan tersebut.

MEMBANGUN KELUARGA SEHAT, MENYIAPKAN GENERASI BERKUALITAS

Penguatan peran PKB dan PLKB dalam mendukung CKG sekaligus mempertegas pentingnya pembangunan keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.

Keluarga yang sehat merupakan modal utama dalam menciptakan generasi produktif, berkualitas, dan berdaya saing. Oleh sebab itu, edukasi kesehatan harus menjadi bagian dari gerakan bersama yang dimulai dari lingkungan keluarga hingga komunitas masyarakat.

Pesan strategis Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten tersebut menegaskan bahwa keberhasilan program pemerintah membutuhkan lebih dari sekadar instruksi dan target administratif. Diperlukan kehadiran petugas yang dipercaya masyarakat, komunikasi yang membangun kesadaran, serta kolaborasi yang berorientasi pada hasil.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan Cek Kesehatan Gratis bukan semata-mata berapa banyak masyarakat yang datang untuk diperiksa, melainkan sejauh mana pemeriksaan tersebut mampu menumbuhkan kesadaran, mendorong tindakan preventif, dan membangun budaya hidup sehat di tengah keluarga Indonesia.

Dari lini lapangan, perubahan itu dimulai. Dari keluarga, masa depan bangsa dibangun.

BKKBN BANTEN – MENGGERAKKAN KELUARGA, MEMBANGUN KESADARAN, MEWUJUDKAN GENERASI SEHAT DAN BERKUALITAS.

  • Penulis: Daus VanRose

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Pilihan Redaksi

  • Subsidi Jangan Jadi Celah Oknum, Pemerintah Diminta Tegas Kawal Hak Masyarakat

    Subsidi Jangan Jadi Celah Oknum, Pemerintah Diminta Tegas Kawal Hak Masyarakat

    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANTEN — Program subsidi yang digulirkan pemerintah pada hakikatnya merupakan bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat. Namun, niat baik tersebut jangan sampai berubah menjadi celah bagi oknum untuk mencari keuntungan pribadi maupun kelompok. Ketua DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Provinsi Banten, Mevi Amirullah, menegaskan bahwa setiap program pemerintah yang berbentuk subsidi harus dikawal secara […]

  • IWO Indonesia DPW Jakarta Desak Pemprov Pastikan Relokasi Warga 30 Tahun Terdampak Banjir di Gang Seruni

    IWO Indonesia DPW Jakarta Desak Pemprov Pastikan Relokasi Warga 30 Tahun Terdampak Banjir di Gang Seruni

    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta – Rencana pengadaan lahan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta di RT 01/06 Cililitan, kramatjati Jakarta timur, saat ini sedang memasuki tahap kajian mendalam pasca-kunjungan lapangan. Kamis 22 Oktober 2026. Tinjauan ke lokasi tersebut sebagai respon dari permintaan yang diajukan warga selama ini. Proses pengajuan telah disampaikan kepada sejumlah pihak pemangku kepentingan […]

  • Pemdes Pantai Hurip Gelar Rapat Minggon dan Sertijab Pj Kepala Desa

    Pemdes Pantai Hurip Gelar Rapat Minggon dan Sertijab Pj Kepala Desa

    • visibility 53
    • 0Komentar

    Bekasi, mitracakrawala.com – Pasca Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabuparen Bekasi pada 20 September 2026 lalu, sejumlah Penjabat (Pj) Kades ditunjuk untuk mengisi kekosongan sebelum kades terpilih dilantik. Serah terima jabatan untuk Desa Pantai Hurip dilaksanakan bersamaan dengan agenda rapat minggon pada Jum’at 02 Oktober 2026. Kepala Desa purna tugas pada kesempatan kali ini […]

  • Material Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Drainase Kota Serang Disorot

    Material Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Drainase Kota Serang Disorot

    • visibility 57
    • 0Komentar

    Ketua DPD IWO Indonesia Kota Serang Desak Pengawasan Diperketat dan Mutu Pekerjaan Diverifikasi Secara Teknis SERANG — Pembangunan drainase dalam rangka pengendalian banjir di Kota Serang dengan nilai kontrak mencapai Rp9.116.816.290,00 kembali menjadi sorotan. Proyek yang dikerjakan oleh CV. Naga Hitam Kusuma berdasarkan Nomor Kontrak 600.1.4.1/131.29-DPUPR/2026 tersebut diduga menyisakan sejumlah persoalan terkait penggunaan material dan […]

  • Kejagung Geledah Sejumlah OPD Pemkot Bekasi: Bapenda, DLH hingga BUMD Kota Bekasi Disasar

    Kejagung Geledah Sejumlah OPD Pemkot Bekasi: Bapenda, DLH hingga BUMD Kota Bekasi Disasar

    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kota Bekasi, mitracakrawala.com — Suasana di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi mendadak menjadi perhatian menyusul tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di sejumlah kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Kamis (17/9/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggeledahan berlangsung di tiga lokasi, yakni kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, kantor Pemkot Bekasi, dan kantor PT Migas Kota […]

  • HARI SANTRI NASIONAL 2026: BKKBN PROVINSI BANTEN TEGUHKAN SEMANGAT SANTRI UNTUK MEMBANGUN KELUARGA BERKUALITAS DAN GENERASI EMAS

    HARI SANTRI NASIONAL 2026: BKKBN PROVINSI BANTEN TEGUHKAN SEMANGAT SANTRI UNTUK MEMBANGUN KELUARGA BERKUALITAS DAN GENERASI EMAS

    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANTEN — Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran santri sebagai penjaga nilai-nilai keislaman, penggerak ilmu pengetahuan, serta pembentuk karakter bangsa yang berakhlak mulia. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Kreshna Adikusumah, S.E., M.M., beserta seluruh jajaran, menyampaikan ucapan Selamat Hari Santri Nasional dengan harapan semangat keilmuan, keteladanan, dan pengabdian para santri […]

expand_less